BOGOR, CEKLISSATU.COM - Mempertahankan usaha kuliner ditengah pesatnya Pertumbuhan restoran dan kafe di Kota Bogor saat ini bukanlah hal yang mudah. Hal itu membuat para pelaku usaha kuliner harus mencari berbagai cara untuk tetap mempertahankan dan mengembangkan usaha yang dimilikinya itu. 


Seperti halnya Waroeng Ngariung yang masih  tetap mampu bertahan hingga 16 tahun sejak berdiri pada 2009. Rahasia keberlanjutan usaha kuliner ini terletak pada relasi yang kuat, konsistensi kualitas, harga yang terjangkau, serta inovasi menu yang terus dikembangkan.

Pemilik Waroeng Ngariung, Endang M S mengatakan bahwa persaingan kuliner di Bogor semakin ketat, sehingga pelaku usaha dituntut untuk terus menyesuaikan diri dengan perkembangan pasar.

Baca Juga: Kuliner Bogor Kian Menggoda, Kedai Sunang  Hadirkan Perpaduan Menu Sunda–Minang, Dedie Rachim Sampai Ketagihan


“Kurang lebih sudah 16 tahun Waroeng Ngariung ini. Salah satu kunci yang membuat bertahan sampai saat ini yaitu lebih ke relasi, mempertahankan kualitas, harga, dan menu-menu baru kita munculkan,” ujar Endang. Saat ditemui di Waroeng Ngariung, Sabtu, (10/1/2026) 


Waroeng Ngariung yang berlokasi di Jalan Batutulis Kelurahan Bondongan Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor ini dikenal sebagai restoran dengan konsep kuliner Sunda yang. Sekitar 80 persen menu yang ditawarkan merupakan masakan khas Sunda, meski tetap menyediakan pilihan menu lain untuk menjangkau seluruh kalangan.