Tak hanya peserta dari Kabupaten Bogor, KORMI juga membuka pendaftaran bagi masyarakat dari luar daerah yang ingin berpartisipasi. Saat ini, mayoritas peserta yang telah mendaftar masih berasal dari Kabupaten Bogor.
Menariknya, warga sekitar Malasari juga akan dilibatkan sebagai penari. Jika selama ini hanya menjadi penonton setiap ada kegiatan, kali ini masyarakat setempat diajak tampil langsung dalam pertunjukan massal tersebut.
"Kami ingin masyarakat Malasari ikut menjadi bagian dari acara, bukan hanya menyaksikan. Respons mereka luar biasa, bahkan sudah bertanya kapan mulai latihan," ungkapnya.
Berbeda dari pertunjukan tari tradisional murni, konsep yang diusung merupakan perpaduan gerakan tradisional dan modern dengan koreografi sederhana sehingga dapat diikuti siapa saja.
"Yang penting gerakannya seragam, kompak, enak dipandang, dan semua orang bisa ikut. Menari itu juga bagian dari olahraga karena melibatkan olah gerak tubuh," jelasnya.
Baca Juga: Viral Balap Lari Disertai Taruhan di Pakansari, KORMI Kabupaten Bogor Berikan Klarifikasi
Rike menambahkan, Menari di Bogor menjadi agenda perdana yang dirancang sebagai kegiatan tahunan. Ke depan, lokasi penyelenggaraannya akan berpindah-pindah ke berbagai destinasi wisata di Kabupaten Bogor sebagai upaya memperkenalkan potensi daerah.
"Tahun ini kita mulai di Malasari. Tahun-tahun berikutnya akan berpindah ke lokasi wisata lain agar semakin banyak destinasi di Kabupaten Bogor yang dikenal masyarakat," pungkasnya.
Comment