JAKARTA, CEKLISSATU -- Kongres Biasa PSSI yang membahas Agenda tahunan akhirnya dibuka resmi oleh Ketua umum KONI Pusat , Marciano Norman di Horel Ritz Carlton, Rabu (4/6).
Biasanya Kongres PSSI Selalu dibuka oleh Menpora tapi acara ini tanpa dihadiri oleh perwakilan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Ke menpora ) Indonesia.
Kongres Biasa PSSI 2025 dimulai pada pukul 13.45 WIB. Hadir dalam Kongres tersebut sebanyak 92 baik itu dari klub Liga 1, Liga 2, Liga 3, Asprov PSSI, dan beberapa asosiasi.
Hadir juga perwakilan dari FIFA , AFC dan AFF di Kongres Biasa PSSIperwa.Dari FIFA
Sanjeevan C Balasingam, Theodore Giannikos, Rolf Tanner dan Lavin Vignesh. Sedangkan dari AFC , Siti Zuraina Abdullah dan Varankumar Sagaran. AFF dibawakan oleh Winston Lee.
Selain FIFA , AFC DAN AFF hadir pula dari perwakilan NOC Indonesia, dan KONI. Disayangkan tidak ada perwakilan dari Ke menpora yang hadir di acara PSSI.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir , menyebut mengapa acara ini tidak dihadiri perwakilan Ke menpora . Yang menjadi perhatian saat ini sedang berada di Brasil.
" Menpora sedang berada di Brasil jadi tidak bisa hadir di sini,"ujar Erick Thohir sambil berseloroh yang penting duit sudah cair.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam kesempatan yang sama dalam Berbagainya mengatakan, banyak kemajuan dan prestasi yang diraih diera sekarang. Meskipun sempat terjadi Tragedi Kanjuruhan.
"Dua tahun perjalanan ini cukup kompleks, tapi saya rasa hasilnya Alhamdulillah. Tapi kita tidak berpuas diri di sini. Tidak mungkin berbangga hari ini," kata Erick.
"Kalau kita berpuas diri. Kita harus bangkit lagi, menyiapkan diri lagi. Bukan untuk saya, tapi untuk sepak bola Indonesia."
Ada empat agenda utama yang akan disiarkan dalam kongres ini. Agenda ini sebagaimana dokumen yang disampaikan PSSI kepada anggotanya yang diterima CNNIndonesia.com.
Yang akan dibahas pertama adalah laporan kegiatan PSSI 2024/2025 dan rencana program PSSI 2025/2025. Hal ini dilakukan usai agenda legalitas dan formalitas.
Seluruh kegiatan PSSI, mulai dari kongres biasa 2024 hingga kongres biasa 2025 akan dipaparkan, apakah sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan pada tahun lalu atau tidak.
Comment