NAGOYA, CEKLISSATU — Tangis dan teriakan pecah di rumah keluarga Rahmat Erwin Abdullah ketika sang pengangkat memastikan medali emas untuk Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Bukan hanya Rahmat yang merayakan kemenangan tersebut. Keluarganya di rumah ikut larut dalam kegembiraan setelah menyaksikan perjuangan Rahmat merebut emas kelas 75 kilogram sekaligus mencatatkan rekor dunia.
"Nangis-nangis lah, banyak teriak-teriak. Anak aku sampai bingung ini orang kenapa," kata Rahmat menceritakan reaksi keluarganya.
Bagi Rahmat, kemenangan tersebut memang menjadi momen yang patut dirayakan. Oleh karena itu, ia memastikan melakukan selebrasi setelah emas.
“Karena mungkin merasakan kejayaan yang layak untuk dirayakan, jadi aku selebrasi,” ujarnya.
Dukungan yang diterimanya sepanjang Asian Games juga menjadi bagian penting dari perjalanan Rahmat. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, termasuk Tim CdM.
"Terima kasih banyak buat semua support-nya. Kita semua sebagai atlet jadi sangat tertolong. Terima kasih," katanya.
Namun, Rahmat tidak punya banyak waktu untuk menikmati kemenangan. Setibanya di Indonesia, ia akan kembali memulihkan kondisi karena sudah ada pertandingan yang menanti di bulan berikutnya.
“Balikin kondisi lagi, karena bulan depan itu sudah pertandingan lagi. Jadi full latihan lagi lanjut,” ujarnya.
Target besarnya pun sudah jelas. Rahmat akan tetap bertanding di kelas 75 kilogram dalam rangkaian kualifikasi menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
“Selanjutnya insya Allah Olimpiade berikutnya di Los Angeles 2028.” kata dia.
Ketika diminta menyampaikan satu kata untuk orang tuanya sekaligus menjadi pelatihnya, Rahmat menyampaikan pesan singkat.
"Aku mencintaimu." ucap Rahmat disertai senyum.
Comment