JAKARTA, CEKLISSATU – Di bawah cuaca panas khas tropis Jakarta, Hankook Tire & Technology (Hankook Tire), produsen ban global ternama, kembali tampil mengesankan dalam Jakarta E-Prix 2025, yang merupakan seri ke-12 dari kalender ABB FIA Formula E World Championship 2024/2025.
Setelah vakum setahun, ajang balap mobil listrik ini kembali digelar di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), lintasan teknis yang berada di kawasan Ancol.
Kemenangan gemilang Dan Ticktum menjadi titik balik seru bagi kompetisi musim ini. Oliver Rowland masih mempertahankan posisi puncak klasemen pembalap dengan 172 poin, sementara TAG Heuer Porsche Formula E Team memimpin klasemen tim dengan 203 poin.
Sirkuit JIEC yang membentang sepanjang 2,37 km, terinspirasi dari gerakan tarian tradisional Kuda Lumping, menyajikan tantangan unik: kombinasi tikungan lebar, sektor sempit yang teknis, zona overtake terbatas, serta suhu lintasan yang menyentuh lebih dari 40°C, ditambah kelembapan tinggi khas Jakarta—menjadi ujian berat bagi 22 pembalap.
Dalam kondisi ekstrem tersebut, ban GEN3 Evo iON Race buatan Hankook menjadi kunci performa. Dengan hanya dua set ban yang dialokasikan untuk tiap tim, ban ini tetap mampu memberikan grip yang kuat, tahan panas, dan stabilitas tinggi—mendukung para pembalap tampil maksimal di sektor-sektor tersulit tanpa mengorbankan keselamatan maupun efisiensi.
"Karakter trek dan iklim Jakarta sangat menuntut. Tapi ban Hankook GEN3 Evo iON Race mampu menghadapinya dengan baik. Konsistensi performanya luar biasa, bahkan di tikungan tersulit. Ini jelas mencerminkan kualitas teknologi yang juga digunakan pada ban untuk kendaraan harian," ujar Maximilian Günther dari tim DS Penske.
Dengan selesainya rangkaian balap di Asia, Formula E bersiap menghadapi akhir musim ke-11, ditutup oleh Hankook Berlin E-Prix 2025 pada 12 dan 13 Juli, yang juga menjadi double-header terakhir serta seri penutup dengan nama sponsor Hankook.
Di tengah persaingan yang semakin ketat, Hankook Tire terus mempertegas komitmennya sebagai pionir dalam inovasi ban berkelanjutan dan performa tinggi, yang tak hanya unggul di lintasan balap tetapi juga mendukung masa depan mobilitas global yang ramah lingkungan.
"Jakarta E-Prix adalah momentum penting bagi kami di Indonesia. Ini menjadi ajang untuk memperkenalkan inovasi Hankook dalam teknologi ban EV dan keberlanjutan. Kami ingin lebih dekat dengan pasar kendaraan listrik di Indonesia yang terus bertumbuh," ungkap Bartek (Byunghak) Choi, Presiden Direktur PT Hankook Tire Sales Indonesia.
Berdasarkan data Gaikindo, periode Januari–April 2025 mencatat penjualan mobil listrik murni (BEV) di Indonesia mencapai 23.900 unit, melonjak 211% dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan ini secara langsung mendongkrak potensi pasar ban pengganti untuk EV, menjadi peluang strategis bagi Hankook.
Tahun ini, Hankook Tire memperluas lini produk iON Family, ban khusus kendaraan listrik, dengan teknologi yang diturunkan dari GEN3 Evo iON Race.
Untuk segmen premium, tersedia iON evo dan iON evo SUV—ban musim panas berukuran 18–22 inci yang menawarkan stabilitas tinggi dan kenyamanan maksimal pada kecepatan tinggi. Untuk kebutuhan segala musim, iON evo AS dan iON evo AS SUV hadir dalam ukuran 17–21 inci.
Sementara bagi pengguna EV yang mengutamakan value for money, Hankook menyediakan pilihan iON GT dan iON GT SUV (ukuran 16–20 inci) serta iON ST AS dan iON ST AS SUV (ukuran 16–19 inci) yang lebih terjangkau tanpa mengorbankan performa dan keamanan.
Comment