BOGOR, CEKLISSATU – Tingkatkan layanan kedaruratan dan medis, Kota Bogor bakal segera miliki gedung Public Safety Center (PSC) Gerakan Emergency Tetpadu (Gesit) 119.
Peletakan batu pertama pembangunan gedung PSC 119 itu dihadiri langsung Wali Kota Bogor Dedie Rachim.
Dedie Rachim mengatakan, pembangunan PSC 119 itu menjadi bentuk keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk meningkatkan layanan kedaruratan dan medis.
Baca Juga: Pemkab Cianjur Anggarkan 20 M untuk Bencana dan Kedaruratan
Dia menambahkan, meski belum memiliki gedung sendiri, tetapi unit kedaruratan 119 sudah ada sejak 2020.
“Unit ini sudah ada sejak 2020 lalu, dan layanan kedaruratan 119 ini telah banyak melayani masyarakat. Salah satunya adalah saat gempa Cianjur, layanan PSC 119 Kota Bogor termasuk yang quick respon,” kata Dedie Rachim kepada wartawan di kantor Dinkes Kota Bogor, Selasa (15/4/2025).
Dedi Rachim menambahkan, pembangunan layanan kedaruratan dan medis PSC 119 itu baru bisa dimulai tahun ini, karena Kota Bogor baru mendapat alokasi anggaran pembangunan.
Baca Juga: Kota Bogor Kini Miliki Program Padat Karya, Dedie Rachim: Solusi Atasi Kesulitan Ekonomi
“Sejak tahun 2020 sudah berjalan, sekarang 2025, ya 5 tahun kemudian baru kita coba wujudkan sebuah tempat atau gedungnya memang lebih presentatif,” tuturnya.
Dia juga menambahkan, bahwa pembangunan gedung layanan kedaruratan itu merupakan bentuk dari keinginan kita melayani masyarakat, dan tentunya dengan akses 119 masyarakat dapat melaporkan apapun.
“Jadi.dengan adanya akses 119 ini, semua yang berhubungan kedarutatan bisa dilaporkan, baik urusan kebencanaan, urusan medis urusan kecelakaan,” bebernya.
Selain itu, pihaknya memiliki tujuan dalam memberikan kemudahan akses untuk masyarakat.
Baca Juga: Jabar Quick Response Bentukan Ridwan Kamil Dibubarkan, Bey Machmudin: Fungsinya Tidak Hilang
“Jadi memang tujuan kita adalah memberikan akses pelayanan yang mudah bagi masyarakat dan bagian dari implementasi dari divisi misi dari Dedie-Jenal program prioritas bogor sehat,” ucapnya.
Pembangunan gedung layanan kedaruratan PSC 119 itu diperkirakan akan menghabiskan wakti sekitar 180 hari.
“Pembangunan kurang lebih 180 hari, sekitar Oktober selesai, dan November kita resmikan,” ucapnya.
Baca Juga: Pasca Bogor Diguncang Gempa, Dedie Rachim Imbau Warga Tetap Waspada
Meski begitu, lanjutnya, layanan kedaruratan 119 tetap berjalan, dimana telah ada 26 staf dan 3 ambulans yang siap setiap saat.
“Jadi jangan lupa masyarakat Kota Bogor apa pun masalahnya silakan dikontak 119 dari handphone maupun telepon rumah. Kami siap melayani masyarakat Kota Bogor,” tutup dia.
Comment