BOGOR, CEKLISSATU - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi temukan pelanggaran lingkungan dan izin operasional pada pembangunan wisata Hibisc Fantasy Bogor.
Selain pelanggaran lingkungan, Dedi Mulyadi juga menyebut Hibisc Fantasy Bogor juga menjadi penyebab banjir belum lama ini.
Bersama Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dan Bupati Bogor Rudy Susmanto dilakukan penyegelan di Hibisc Fantasy Bogor, sebelum akhirnya langsung dilakukan pembongkaran.
Baca Juga: Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan 10 Hari ke Depan Pembersihan Sisa Banjir di Bojong Kulur Tuntas
“Kenapa bangunan segede gini tuh berani di sini lho, bingung saya,” ucap Zulkifli Hasan usai melakuk penyegelan Hibisc Fantasy Bogor.
“Yang jelas tidak ada amdalnya, dan tentunya akan berdampak besar terhadap kerusakan lingkungan yang luar biasa. Pedagang kecil kita bongkar, masa yang segini kita biarkan,” tambahnya.
Sementara itu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, pembangunan wisata di kawasan perkebunan itu telah mengubah struktur alam dan lingkungan.
Baca Juga: Tanggapi Pernyataan Wali Kota Bekasi Soal Banjir, Rudy Susmanto: Mari Kita Selesaikan Puncak Bersama
Kondisi itulah yang membuat bencana banjir bandang di Puncak Bogor beberapa hari lalu.
"Ini daerah kemiringan yang sangat tinggi. Terus kemudian di bawahnya ada sungai, airnya mengalir ke kampung itu. Jadi, banjir di kampung itu penyebabnya dari sini (Hibisc Fantasy)," kata Dedi Mulyadi kepada wartawan d
"Banyak pelanggaran lingkungan, izin lokasinya, karena kan membangun melebihi apa yang ditetapkan, kemudian ketinggiannya," imbuhnya.
Comment