BOGOR, CEKLISSATU – Peringati Hari Bumi, Kelompok Nusa Tani lakukan tanam pohon di penghijauan di kawasan hutan kota di kawasan BNR, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Selasa (22/4/2025).
Ketua pelaksana, Putra Sungkawa menyebut, kegiatan tanam pohon merupakan salah satu wujud rasa syukur manusia sebagai penghuni bumi.
“Hari Bumi ini sebagai pengingat kita, untuk bersama menjaga dan merawat lingkungan, salah satunya dengan kegiatan tanam pohon,” kata dia.
Baca Juga: Tanam Pohon di Hulu Ciliwung, Ketua DRPD Kabupaten Bogor: Jaga Ekosistem dan Kurangi Risiko Bencana
Sebanyak 260 pohon ditanam dalam peringatan Hari Bumi, yang juga dihadiri Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Camat Bogor Selatan, Dinas DKPP Kota Bogor, Polsek Bogor Selatan dan juga beberapa komunitas peduli lingkungan hidup itu.
Ia berharap agar pemerintah kedepannya dapat menjadikan peringatan Hari Bumi sebagai bagian program resmi pemerintah, agar warga Kota Bogor dan seluruh lapisan masyarakat bisa melakukan gerakan peduli lingkungan hidup secara masif.
"Kalau tidak didukung kebijakan pemerintah, kami akan kesulitan untuk mensosialisasikan gerakan ini. Apalagi di tengah perkembangan pesat pembangunan perumahan dan gedung-gedung, untuk menjaga ruang hijau menjadi tantangan tersendiri bagi kita," jelasnya.
Putra menambahkan, sebagai upaya untuk mengurangi pemanasan global, Kelompok Nusa Tani memberikan usulan kepada Pemerintah Kota Bogor agar dapat menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang gerakan Satu Rumah Satu Pohon.
Tidak hanya itu, ia memiliki keinginan membangun jembatan Rawayan sepanjang 50 meter guna menghubungkan Hutan Kota dengan Leweung Kota di seberangnya, dan berharap jembatan itu nantinya dapat menjadi simbol, sekaligus monumen keterhubungan dua kawasan hijau sebagai pengingat hubungan manusia dengan alam ini.
Baca Juga: Meningkatkan Kwalitas Udara, Babinsa Koramil 06/Cileungsi Bersama Warga Tanam Pohon
“Mudah-mudahan seluruh stakeholder perintah Kota Bogor dapat mendukung,” tutup dia.
Comment