BOGOR, CEKLISSATU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berupaya meminimalisir bencana banjir yang kerap melanda kawasan Bojong Kulur, Kecamatan Gunungputri.

Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui penyerahan bantuan dua unit pompa air portable dengan daya hisap 5,05 m3/menit.

Bupati Bogor Iwan Setiawan meyakini bantuan tersebut bisa meminimalisir banjir di wilayah tersebut.

Baca Juga : Tok! Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2024 Naik 3,57 Persen

"Pompa portable itu berfungsi menyerap air yang sangat bermanfaat untuk mengurangi dampak banjir ataupun genangan air akibat luapan air," kata Iwan usai menyerahkan bantuan tersebut pada agenda Bogor Keliling di wilayah Kecamatan Gunungputri, Selasa 21 November 2023.

Iwan menerangkan, bahwa penanganan banjir di wilayah Gunungputri terutama di Bojong Kulur harus dilakukan secara kolaborasi antara Pemkab Bogor, Damkar, BPBD, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Gunungputri. Termasuk masyarakat hingga Pemerintah Pusat. 

"Di sini penanganannya harus dilakukan kolaboratif karena yang terdampak banjir adalah pemukiman warga yang jumlah rumahnya juga cukup banyak. Koordinasi dengan pemerintah kecamatan juga harus diperkuat," tegasnya. 

Diketahui, selain bantuan tersebut Pemkab Bogor juga melakukan beberapa upaya lainnya untuk meminimalisir banjir. Seperti  membangun rumah pompa sebanyak 19 unit pada tahun 2022, 5 unit rumah pompa pada tahun 2021, 7 unit rumah pompa pada 2022 untuk mengatasi dampak banjir di Desa Bojongkulur khususnya Villa Nusa Indah 1 dan 2 juga wilayah sekitar yang dilewati Sungai Cikeas dan Cileungsi.

ERUL