BANDUNG, CEKLISSATU --Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin memberikan pembekalan kepada lebih dari seribu siswa Latihan Dasar Militer (Latsamil) Komponen Cadangan (Komcad) yang berasal dari sejumlah perusahaan BUMN.
Pembekalan berlangsung di Apron Depohar Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Kamis ( 8/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Menhan Sjafrie memberikan motivasi kepada para siswa Komcad agar menjalani latihan dengan sungguh-sungguh serta menjunjung tinggi kedisiplinan.
Sjafrie menekankan pentingnya semangat bela negara dan kesiapsiagaan dalam mendukung pertahanan serta pembangunan nasional.
Menurutnya, keikutsertaan masyarakat dalam program Komcad bukan berarti melakukan militerisasi terhadap masyarakat. Para peserta justru dibekali kemampuan dan kesiapsiagaan untuk membela Negara Kesatuan Republik Indonesia apabila dibutuhkan.
Salah satu BUMN yang mengikutsertakan karyawannya dalam program Komcad adalah PT Pindad. Direktur Utama PT Pindad, Sigit P. Santosa, menyebut keikutsertaan tersebut merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap penguatan komponen pertahanan nasional.
"PT Pindad yang tergabung dalam Defend ID diminta menyiapkan satu batalyon dengan jumlah sekitar 500 personel. Peserta direkrut dari kalangan anak muda dengan rentang usia 22 hingga 35 tahun," katanya.
Sigit mengatakan, para peserta yang direkrut Pindad merupakan rekrut baru dan lulusan baru yang sebelumnya dipersiapkan untuk mengikuti program Management Trainee.
"Program Komcad diharapkan tidak hanya membentuk kesiapan dalam aspek pertahanan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan kepada para peserta," katanya.
Melalui program tersebut, para peserta diharapkan dapat menjadi sumber daya manusia yang memiliki karakter disiplin, jiwa kepemimpinan, serta semangat bela negara, sekaligus tetap berkontribusi dalam pembangunan nasional.
Comment