JAKARTA, CEKLISSATU — Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyatakan komitmen penuh dalam percepatan penanganan bencana alam longsor di akses menuju Stasiun Batu Tulis, Kota Bogor. Upaya ini merupakan bentuk nyata kolaborasi Pemerintah dan Operator dalam menjamin keselamatan masyarakat serta meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan transportasi publik.

Direktur Jenderal Perkeretaapian, Allan Tandiono, menyampaikan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam penanganan dampak longsor ini. Melalui Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Bandung (BTP Bandung), DJKA telah memulai proses normalisasi secara bertahap di lokasi terdampak.

Baca Juga: Petugas KAI di Stasiun Bogor Sigap Bantu Penumpang yang Melahirkan

“Kami berkomitmen dan serius dalam percepatan penanganan bencana alam longsor di Batu Tulis. Berbagai upaya terus kami lakukan untuk mempermudah mobilitas masyarakat dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan,” ujar Allan saat meninjau lokasi di Bogor, Rabu (4/6).