BANDUNG, CEKLISSATU.COM -- Dirjenpas (Direktorat Jenderal Pemasyarakatan) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Mashudi mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy, untuk meresmikan Klinik Pratama yang ada di Lapas setempat, Jumat (6/2/2026).
Dalam kunjungannya, usai meresmikan gedung Klinik Pratama, Dirjenpas Mashudi meninjau ruang perawatan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP), yang didampingi oleh Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Jabar Kusnali dan Kepala Lapas (Kalapas) Banceuy Eris Ramdani.
Mashudi juga sempat menanyakan, Klinik tersebut harus memiliki dokter lebih dari satu.
Baca Juga: Kebakaran Pabrik di Bandung Sulit Dikendalikan, Penyebabnya Bikin Api Makin Besar
"Sekarang berapa dokternya," tanya Mashudi kepada Kakanwil Dirjenpas Kementerian Imipas Kusnali dan Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Banceuy, Eris Ramdani.
Pernyataan Mashudi tersebut, dijawab Kalapas Kelas IIA Banceuy Eris Ramdani bahwa dokter tetap Klinik Pratama Kelas IIA Banceuy hanya satu orang.
Jawaban dari Kalapas Banceuy lalu ditanggapi Dirjenpas Mashudi, bahwa akan diusulkan untuk penambahan dokter baru.
Baca Juga: Diduga Lagi Cari Harta Karun, 2 Warga Antapani Bandung Meninggal Dunia Tertimpa Longsor
Usai meninjau gedung klinik, Mashudi melihat aktivitas WBP secara langsung yang berada di lokasi lahan ketahanan pangan di area Lapas.
Terpisah, Kalapas Banceuy Eris Ramdani usai kegiatan peresmian oleh Dirjenpas Kementerian Imipas Mashudi, menjelaskan bahwa Klinik yang diresmikan hari ini berbenah lebih baik, guna memberikan pelayanan yang terbaik kepada warga binaan.
Comment