JAKARTA, CEKLISSATU.COM - Polda Riau menggagalkan penyelundupan narkotika jaringan internasional dengan barang bukti 27 kilogram sabu serta ratusan cartridge vape yang diduga mengandung zat etomidate.
Polda Riau mengungkap upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional yang masuk melalui jalur perairan Selat Akar, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Selain barang bukti sabu, petugas juga mengamankan 2 tersangka berinisial K dan S yang diduga berperan sebagai kurir lintas negara dalam jaringan internnasional tersebut.
Wakapolda Riau, Brigjen Pol. Hengki Haryadi mengatakan, wilayah Riau yang memiliki jalur perairan strategis berbatasan langsung dengan negara lain.
"Sebagian besar pengungkapan kasus narkoba berasal dari luar negeri. Ini menandakan wilayah perairan Riau masih rawan dimanfaatkan jaringan internasional," ujar dikutip dari keterangannya, Senin (4/5/2026).
Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi menjelaskan, bahwa pengungkapan jaringan internasional itu berawal dari informasi masyarakat, yang kemudian ditindaklanjuti melalui penyelidikan intensif selama dua pekan bersama Bea Cukai.
Dalam proses penangkapan di tengah laut, petugas melakukan pengejaran menggunakan kapal kecil hingga akhirnya berhasil menghentikan speedboat pelaku.
"Saat dihentikan, pelaku sempat mencoba melarikan diri sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur. Salah satu tersangka terkena tembakan di bagian kaki," jelas dia.
Selanjutnya, Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol. Putu Yudha Prawira menambahkan, bahwa wilayah pesisir timur Sumatera masih menjadi jalur utama masuknya narkotika dari luar negeri.
Baca Juga: Perangi Narkoba! Bupati Rudy Susmanto Awali Gerakan Tes Urine di Lingkungan Pemkab Bogor
"Kami terus memperkuat pengawasan serta mengembangkan program pencegahan berbasis masyarakat agar peredaran narkoba dapat ditekan secara menyeluruh," katanya.
Saat ini kedua tersangka telah diamankan dan kasus masih dikembangkan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.
Comment