JAKARTA, CEKLISSATU -- Adanya cuaca ekstrem di musim penghujan pada akhir tahun ini, pemerintah menutup sementara jalur pendakian di lima gunung yang ada di Indonesia.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyebutkan bahwa jalur pendakian tersebut ditutup karena adanya cuaca ekstrem di musim penghujan di wilayah Indonesia.

"Dengan segala hormat pendakian dihentikan karena cuaca ekstrem," ucap Raja Juli Antoni, sperti dikutip dari Jpnn, pada Sabtu (28/12/2024).

Baca Juga : Forum Pemred Bogor Kutuk Aksi Dugaan Pembakaran Kantor Redaksi Pakar oleh OTK

Menhut mengatakan, lima gunung yang dikelola Kementerian Kehutanan dan statusnya dihentikan untuk pendakian yaitu Gunung Halimun Salak, Gunung Gede Pangrango, Gunung Merbabu, Gunung Rinjani, dan Gunung Merapi.

Selain itu lanjutnya, penutupan sementara jalur pendakian itu juga merupakan masukan dari pihak-pihak terkait.

Di antaranya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Baca Juga : Caretaker Kadin Kota Bogor Siap Gelar Muskot, Ini Alasannya

"Akhirnya pendakian di lima gunung tersebut dihentikan sementara untuk keamanan karena cuaca ekstrem," tegasnya.

Kemudian Menhut belum dapat memastikan sampai kapan penutupan akan dilakukan.

"Akan kami umumkan ketika sudah ada perkembangan dari BMKG dan Pusat Vulkanologi yang memberikan rekomendasi," katanya.

Menhut juga menuturkan, penutupan lima gunung itu akan dimanfaatkan oleh masing-masing balai yang menaungi gunung-gunung tersebut untuk memperbaiki ekosistem.

Menurutnya, sejauh ini gunung yang sudah dibuka kembali untuk pendakian setelah sempat ditutup, yakni Gunung Semeru.

"Semeru baru saya buka cuma sampai di Ranu Kumbolo karena ada peringatan 3,5 kilometer dari puncak Semeru tidak boleh. Tetapi kondisi di sana masih terbuka didaki oleh para pecinta alam," tutupnya.