JAKARTA, CEKLISSATU – 11.274 aparatur sipil negara (ASN) dari 40 kementerian dan lembaga akan pindah ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada 2024 mendatang.
Untuk itu pemerintah mendorong percepatan terbentuknya Mal Pelayanan Publik (MPP) di IKN.
Selain ASN, ada 5.716 personil TNI dan Polri yang juga akan pindah di tahun yang sama.
“Skema pemindahan ASN telah disiapkan pemerintah sebaik mungkin. Tahap pertama, atau pada 2024, ASN, TNI, dan Polri yang dipindahkan sebanyak 16.990 orang,” ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Abdullah Azwar Anas, seperti dalam keterangannya, Senin 12 Juni 2023.
Baca Juga : Konsep Pariwisata Bali Bakal Diadopsi Untuk Wujudkan Kota Layak Huni di IKN
Pemindahan itu terdiri atas 11.274 ASN dari 40 kementerian dan lembaga, serta serta TNI/Polri sebanyak 5.716 personil.
“Tentunya ini diharapkan dapat menunjang target pemerintah untuk pemindahan ibu kota serta kepindahan ASN, TNI, Polri tahap awal pada 2024 nanti,” kata Anas.
Selain percepatan pembangunan fasilitas sarana dan prasarana, Anas mengatakan, pemerintah juga mendorong percepatan pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP), untuk mempermudah pelayanan publik pada masyarakat.
“Kami berharap secepatnya MPP dapat hadir khususnya MPP Digital di IKN, sehingga nantinya IKN menjadi contoh bagaimana semua layanan terdigitalisasi,” ujar Anas.
Sementara itu Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi memgatakan, progres pembangunan IKN sudah mencapai 29,27 persen.
Dalam proses terbentuknya IKN, terdapat empat tahap proses (4P), yaitu persiapan, pembangunan, pemindahan dan penyelenggaraan pemerintahan.
“Penyelenggaraan pemerintahan tahun depan dan setelah berpindahnya ibu kota dari Jakarta ke Penajam Paser Utara melalui Keppres. Kami hari ini sementara menggagas bagaimana pembagian wilayah untuk pemerintahan termasuk kami lagi menggagas untuk memperkuat peran otorita,” tutup Thomas.
Comment