JAKARTA, CEKLISSATU.COM — Sindikasi Media Network (SMN) melaksanakan Safari SMN, bagian dari upaya strategis memperluas jejaring kemitraan dan mengukuhkan perannya sebagai mitra media yang kredibel, profesional, dan memiliki jaringan distribusi lintas platform yang semakin luas.
Safari ini menyasar mitra bisnis strategis di sektor property, perhotelan dan pariwisata, yang dinilai memiliki peran penting dalam penguatan ekonomi kreatif dan pariwisata nasional.
Pada rangkaian kegiatan tersebut, jajaran pengurus SMN melakukan kunjungan dan pertemuan resmi dengan sejumlah pemangku kepentingan industri perhotelan.
Di antaranya CEO & Founder Nemuru Hotels, Ren Tobing bersama Marketing Manager Nemuru Hotels, Reza Gantina; Corporate Marketing Communication Manager Le Eminence Hotels, Widya Hapsari; serta Digital Creative & Communication Láska Hotel Group, Salsa Kania Purnamasari.
Safari Sindikasi Media Network ini bertujuan mengenalkan secara komprehensif profil, visi, serta kapabilitas SMN sebagai jaringan media sindikasi yang mengintegrasikan berbagai kanal media, baik nasional maupun daerah.
Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk membangun kesepahaman strategis terkait peran media dalam mendukung komunikasi korporasi, penguatan citra merek, serta penyebarluasan informasi yang akurat dan berimbang bagi industri perhotelan dan pariwisata.
Tim SMN yang turut dalam kegiatan safari ini terdiri dari Wahyu Indrasto (Pembina), Arief Suharto (Ketua), Rahman Sugidiyanto (Kabid Humas), Bimo Nugroho (Sekjen), dan Edhie Bambang Rianto (Anggota).
Dalam rangkaian pertemuan tersebut, Arief Suharto dan Wahyu Indrasto berperan sebagai ujung tombak komunikasi dan dialog strategis dengan para mitra bisnis.
Ketua Sindikasi Media Network (SMN), Arief Suharto menyampaikan, Safari SMN merupakan bagian dari strategi jangka menengah dan panjang organisasi dalam membangun ekosistem kemitraan media yang saling menguatkan.
Menurutnya, SMN tidak hanya memposisikan diri sebagai penyedia layanan publikasi, tetapi sebagai mitra strategis yang memahami kebutuhan komunikasi bisnis, dinamika industri, serta pentingnya narasi positif dan berkelanjutan.
Comment