BOGOR, CEKLISSATU – Cucu Mujiawati pendiri Rumah Kreatif Coey mampu menciptakan lapangan kerja, dengan mengubah limbah menjadi kerajinan bernilai tinggi.
Rumah Kreatif Coey telah menginspirasi dan mendidik lebih dari 2.000 orang untuk menciptakan usaha kerajinan tangan dari limbah menjadi lebih bernilai.
Rumah Kreatif Coey milik Cucu Mujiawati yang berada di Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, tidak hanya mengajarkan cara membuat kerajinan dari limbah tekstil.
Baca Juga: Seni Melukis Dari Limbah Cangkang Telur
“Para wanita itu juga kita bekali dengan pengetahuan untuk menghasilkan uang dari karya-karya tangan tersebut. Ini adalah kunci keberhasilan yang membedakan Rumah Kreatif Coey,” kata Cucu Mujiawati kepada ceklissatu.com.
Cucu mejelaskan, awal mula pendirian Rumah Kreatif Coey itu saat 2019, dia bersama tiga rekannya melihat peluang besar dari limbah tekstil yang melimpah di lingkungan sekitarnya.
Berbekal keahlian menjahit, menenun, dan membuat kerajinan tangan yang telah ia tekuni sejak remaja, ia memutuskan untuk bertindak.
"Awalnya ketika pandemi itu saya resah karena susah sekali cari uang. Tapi, karena saya suka sekali crafting, saya melihat ada peluang bisnis dari limbah industri. Menurut orang mungkin itu adalah sampah, tapi bagi saya itu harta karun," ujarnya.
Hingga kini, Rumah Kreatif Coey telah menarik lebih dari 270 anggota aktif dari berbagai daerah, bahkan ada yang berasal dari Cianjur, Karawang, dan kota-kota lain.
Rumah Kreatif Coey sendiri tidak hanya membuka pelatihan kerajinan tangan, peserta juga bisa memilih untuk belajar tataboga maupun tata busana.
Baca Juga: Ubah Limbah jadi Sumber Pangan dan Pendapatan, Menteri LH: Bantu Percepatan Pengelolaan Sampah
Lebih dari itu, mereka juga dibekali dengan pemahaman mengenai manajerial bisnis, sehingga tidak mengherankan banyak di antara mereka telah berhasil membuka bisnis sendiri.
Cucu berharap Rumah Kreatif Coey dapat terus memberikan manfaat dan menjadi sumber inspirasi bagi siapapun yang ingin berdaya.
Dia membuktikan, berkat inisiasinya, kini banyak ibu-ibu yang terinspirasi dan menciptakan bisnis serupa, yang pada akhirnya melahirkan Kampung Jelujur.
Baca Juga: Keren, Pasar Gembrong Sukasari Kelola Air Limbah Jadi Layak Pakai
Kampung Jelujur merupakan sentra industri kerajinan tangan di Kelurahan Margajaya.
Cucu Mujiawati membuktikan bahwa dengan ketekunan dan keberanian untuk memulai, hasil yang amat bermanfaat akan terwujud.
Ia sangat yakin bahwa perempuan harus berdaya saing dan pandai dalam mencari peluang.
Baca Juga: Sekolah Vokasi IPB University Kembangkan Ekosistem Pertanian Hijau Berbasis Limbah di Jawa Barat
“Jangan takut untuk melakukan sesuatu, sebab keberuntungan akan datang bagi siapapun yang mau bergerak,” pesan Cucu.
(Angga)
Comment