BOGOR, CEKLISSATU – Film terbaru garapan Anggy Umbara berjudul Keluarga Suami Adalah Hama mendapat sambutan hangat saat acara nonton bareng di XXI Jambu Dua, Bogor, Minggu (17/5/2026).
Film produksi Umbara Bersaudara ini menghadirkan sederet pemain ternama seperti Raihaanun sebagai Intan, Omar Daniel sebagai Damar, Meriam Bellina sebagai ibu Damar, Sitha Marino sebagai Bella, hingga Fairuz A. Rafiq yang memerankan Sisi.
Dalam sesi wawancara, Anggy Umbara mengaku senang melihat antusiasme penonton Bogor yang begitu positif terhadap film tersebut. Menurutnya, cerita yang diangkat sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Film ini memang dibuat untuk mereka yang merasakan situasi seperti ini tapi sulit menceritakannya. Banyak yang akhirnya bisa relate dan melihat persoalan keluarga dari sudut pandang baru,” ujar Anggy.
Baca Juga: Jtekt Stings Aichi Melaju Mulus ke Semifinal AVC 2026, Nakhonratchasima Dibungkam 3-0
Film ini mengangkat konflik yang kerap terjadi dalam kehidupan rumah tangga, terutama hubungan antara menantu, mertua, hingga ipar ketika tinggal dalam satu atap. Persoalan ekonomi hingga komunikasi yang buruk menjadi benang merah cerita yang disuguhkan.
Anggy menjelaskan, pesan utama dalam film ini adalah pentingnya komunikasi dan memahami batasan dalam keluarga. Ia juga menyoroti perjuangan pasangan suami istri yang harus saling mendukung dalam menghadapi berbagai tekanan keluarga.
“Laki-laki sering ada di persimpangan, harus memilih siapa yang diprioritaskan, antara istri atau keluarga. Di film ini kita diajak merefleksikan diri sendiri,” katanya.
Proses syuting film tersebut berlangsung sekitar 19 hingga 20 hari, dengan total masa produksi hampir satu bulan. Menjelang penayangan resmi pada 21 Mei 2026, tim film juga menggelar rangkaian nonton bareng serentak di 30 kota di Indonesia.
Anggy berharap film ini bisa meraih lebih dari satu juta penonton di bioskop. Meski begitu, ia menegaskan bahwa fokus utama tim produksi adalah memberikan karya terbaik untuk masyarakat.
Sementara itu, Fairuz A. Rafiq turut mengungkapkan rasa bahagianya melihat respons masyarakat Bogor terhadap film tersebut.
“Film ini bukan cuma hiburan, tapi juga tempat belajar. Kita bisa belajar bagaimana memposisikan diri sebagai menantu, istri, suami, ipar, maupun anak,” ungkap Fairuz.
Ia menilai kekuatan film karya Anggy Umbara terletak pada kemampuannya mengangkat persoalan yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari menjadi tontonan yang penuh pelajaran dan emosional.
Comment