JAKARTA, CEKLISSATU - Artis Jessica Iskandar dan suaminya, Vincent Verhaag, belakangan mendapatkan sorotan usai diduga menjadi korban kasus penipuan.
Bukan hanya kasus itu, Jessica dan Vincent kembali mencuri perhatian publik setelah mengaku sempat kesulitan membayar cicilan rumah akibat penipuan yang berdampak pada kondisi ekonomi mereka.
Bahkan karena kondisi itu, Jessica mengaku mendapatkan tawaran bantuan dari temannya sesama artis, Raffi Ahmad.
Sultan Andara tersebut akan membantu Jedar, begitu sapaan akrab Jessica, untuk membayar cicilan rumahnya selama satu bulan.
"Raffi ada ngomong, 'Aku bantuin deh, aku kasian lihat kamu, bantuin satu bulan angsuran.’ Tapi enggak tahu, ya, saya, sih, aminin aja," kata
Jedar di Jakarta, belum lama ini.
Baca Juga : Petugas Stasiun Gambir dan Pasar Senen Layani Penumpang Pakai Kostum Pahlawan
Dia mengaku bersyukur masih memiliki teman-teman yang peduli. Namun, diakuinya, saat ini dirinya dan suami ingin fokus menyelesaikan masalahnya tersebut.
“Saya enggak mau fokus masalah lain di luar masalah perkara ini, saya pengennya bisa cepat selesai, karena perkara ini berlarut-larut," tuturnya.
Dilansir dari Kumparan, dugaan penipuan yang dialami Jessica Iskandar berawal saat dirinya pindah ke Bali pada tahun 2020.
Di sana, dia dan suami mendapatkan endorsement mobil dari Triip.id. Kala itu, Jedar diminta untuk mempromosikan mobil Alphard di akun Instagram miliknya dan akan dipinjamkan mobil tersebut selama satu minggu. Jedar menyebutkan ia berhubungan dengan seorang perempuan yang bernama Claudia.
Singkat cerita, Jedar kemudian diajak untuk bertemu dengan bos dari Claudia, yang merupakan komisaris Triip.id, bernama Christoper Steffanus Budianto atau yang lebih dikenal dengan Steven.
Claudia mengatakan Steven ingin makan malam dengan Jedar bersama kekasih Steven, Tiffany.
Steven kemudian menawarkan kerja sama penyewaan mobil.
Jedar menitipkan mobilnya pada perusahaan Steven untuk disewakan ke orang lain.
Mereka akan membagi keuntungan dari hasil penyewaan tersebut.
Di bulan-bulan awal, Jedar masih mendapatkan keuntungan seperti yang dijanjikan.
Namun, lama-kelamaan, ia tak pernah lagi mendapatkan bayaran dan mobil-mobil miliknya justru hilang entah ke mana.
ERUL/KMPRN(*)
Comment