BOGOR, CEKLISSATU - Goresan pada peralatan masak, terutama yang berlapis anti lengket, bukan sekadar masalah estetika. Di balik baret-baret halus itu, ada risiko pelepasan partikel berbahaya yang bisa masuk ke dalam makanan. Peralatan masak anti lengket, yang umumnya dilapisi Teflon (PTFE), memiliki permukaan yang dirancang untuk mencegah makanan menempel. Namun, lapisan ini juga sangat rentan terhadap kerusakan fisik. Goresan kecil sekalipun dapat mengganggu integritas lapisan tersebut. Ketika lapisan anti lengket tergores, ada dua risiko utama yang mengintai, diantaranya teknik pencitraan khusus menemukan bahwa goresan pada wajan anti lengket melepaskan partikel mikroplastik dan nanoplastik (MNPLs). Partikel-partikel ini berpotensi masuk ke dalam makanan dan kemudian ke dalam tubuh, bahkan dari penggunaan alat masak kayu sekalipun dan Lapisan Teflon termasuk dalam kelompok bahan kimia yang disebut PFAS (per- and polyfluoroalkyl substances), yang dikenal sebagai bahan kimia abadi karena sulit terurai di lingkungan dan tubuh manusia. Ketika lapisan tergores dan terpapar panas tinggi, zat ini dapat terlepas.

Berbeda dengan wajan anti lengket, peralatan masak stainless steel jauh lebih tahan terhadap goresan dan umumnya tetap aman digunakan meskipun ada baret di permukaannya. Stainless steel adalah bahan yang kuat, tahan karat, dan relatif tahan gores. Namun, satu hal yang perlu diwaspadai adalah goresan yang dalam pada stainless steel. Menurut para ahli, goresan dalam dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada permukaan panci dari waktu ke waktu, terutama jika digunakan untuk memasak makanan asin atau asam. Dalam kondisi tertentu, kerusakan ini dapat memicu korosi atau pitting (bintik-bintik korosi).

Baca Juga: Mikroplastik Kini Ditemukan dalam Tubuh Manusia, Peneliti Soroti Risiko Kesehatan

Maka dari itu untuk menjaga peralatan masak tetap dalam kondisi prima, berikut beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan, yaitu jika lapisan anti lengket sudah mulai mengelupas atau tergores parah, sebaiknya segera ganti dengan yang baru. Ini adalah langkah terbaik untuk melindungi kesehatan keluarga. Selanjutnya, untuk stainless steel meskipun lebih tahan gores, tetap disarankan untuk tidak menggunakan alat pembersih abrasif yang dapat merusak permukaannya. Goresan yang dalam pada stainless steel sebaiknya dihindari, terutama jika akan digunakan untuk memasak makanan yang bersifat asam atau asin.

Sumber: kompas.com , sajiansedap.co.id , smsperkasa.com 

Ade Pramitha