JAKARTA, CEKLISSATU – Sesak napas dapat dialami siapa saja. Sesak nafas tiba-tiba disebut dyspnea.

Dispnea atau sesak napas adalah masalah kesehatan yang membuat seseorang kesulitan untuk menghirup udara.

Sering kali sesak napas ini menjadi salah satu gejala yang ditimbulkan dari berbagai macam masalah kesehatan, salah satunya adalah asma bronkial.

Sesak napas dapat disebabkan oleh hal-hal di luar penyakit. Contohnya meliputi olahraga, ketinggian, pakaian ketat, istirahat penuh dalam waktu lama, pola hidup kurang aktivitas.

Sesak napas tiba-ini dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan.

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi sesak napas yang tiba-tiba.

Baca Juga : Video Viral 5 Mobil Mewah Lawan Arus di Tol Depok-Antasari. Begini Kata Polisi Soal Kronologisnya

1.Pursed Lip Breathing

U tuk mwngatasi sesak napas tiba-tiva dapat dilakukan dengan teknik pursed lip breathing.

Teknik ini adalah teknik sederhana mengendalikan sesak napas, dengan cara menarik napas melalui hidung kemudian menghembuskannya melalui bibir yang sempit.

Teknik ini dapat membantu melepaskan udara yang terperangkap di paru-paru.

Untuk melakukan cara ini kamu perlu membuat otot leher dan bahu rileks. Setelah itu, tarik napas perlahan melalui hidung selama dua hitungan, tutup mulut. Julurkan bibir seolah-olah seperti akan bersiul. Lalu, hembuskan napas perlahan dan lembut melalui bibir sampai hitungan ke empat.

2. Tidur dengan posisi rileks

Pengidap sleep apnea dapat mengalami sesak napas saat mereka tidur. Hal ini dapat menyebabkan sering terbangun, yang dapat mengurangi kualitas dan durasi tidur.

Untuk mengatasi sesak napas, dapat dilakukan dengan berbaring miring dengan bantal di antara kaki dan kepala ditinggikan oleh bantal, jaga agar punggung tetap lurus. Kamu juga bisa berbaring telentang dengan kepala terangkat, dan lutut ditekuk, dengan bantal di bawah lutut.

3. Duduk dengan Badan Condong Ke Depan

Teknik berikutnya yang dapat dilakukan untuk mengatasi sesak napas adalah beristirahat sambil duduk santai.

Hal ini dapat membantu merilekskan tubuh dan membuat pernapasan lebih mudah.

Cobalah untuk duduk di kursi dengan kaki menyentuh lantai, kemudian condongkan dada sedikit ke depan. Letakkan siku di atas lutut dengan lembut atau pegang dagu dengan tangan. Ingat, pastikan agar otot leher dan bahu tetap rileks.

4. Duduk dengan Menyandarkan Kepala Ke Meja

Untuk mengatasi sesak napas tiba-tiba, cobalah untuk duduk di kursi dengan kaki menyentuh lantai dan menghadap ke meja. Kemudian condongkan dada sedikit ke depan dan letakkan tangan di atas meja. Letakkan kepala di lengan atau bantal.

5. Pernapasan Diafragma

Teknik pernapasan diafragma dapat membantu mengatasi sesak napas tiba-tiba.

Teknik ini dapat dilakukan dengan duduk di kursi dengan lutut tertekuk dan bahu, kepala, dan leher rileks. Letakkan tangan di atas perut kemudian tarik napas perlahan melalui hidung. Kalau kamu merasakan perut bergerak di bawah tangan.

6. Menggunakan Kipas

Menggunakan kipas genggam untuk meniupkan udara ke hidung dan wajah dapat mengurangi gejala sesak napas.

Merasakan kekuatan udara saat menghirup dapat memunculkan sensasi seolah-olah ada lebih banyak udara yang masuk ke dalam tubuh. Oleh karena itu, cara ini bisa jadi efektif dalam mengurangi sesak napas.