JAKARTA, CEKLISSATU – Boeing menawarkan kepada Pentagon produksi bom murah dan presisi secara massal untuk Ukraina.
Boeing telah mengembangkan senjata murah ini sejak 2019.
Dilansir dari Reuters, Selasa 28 November 2022, Boeing telah mengusulkan memasok pasukan Ukraina dengan apa yang disebut sistem Ground-Launched Small Diameter Bomb (GLSDB), yang akan memasangkan Bom Diameter Kecil (SDB) GBU-39 senilai USD40.000 dengan motor roket M26 yang relatif melimpah.
Ketersediaan komponen memungkinkannya memproduksi persenjataan dan mulai mengirimkannya ke Ukraina paling cepat pada musim semi 2023, seperti di klaim oleh Boeing.
Baca Juga : Ukraina Batasi Harga Minyak Agar Rusia Merasakan Sanksi
Menurut situs SAAB AB yang memproduksi senjata bersama Boeing, GLSDB yang dipandu GPS mampu menyerang target pada jarak hingga 150 kilometer.
Kemampuan itu berpotensi memungkinkan Kiev menyerang pasukan Rusia jauh melampaui garis depan pertempuran.
Meski militer AS dan Boeing menolak mengomentari laporan tersebut, juru bicara Pentagon, Letnan Cmdr Tim Gorman mengatakan, Washington dan sekutunya "mengidentifikasi dan mempertimbangkan sistem yang paling tepat" yang akan membantu Kiev.
Comment