JAKARTA, CEKLISSATU - Bom bunuh diri di Kota Quetta yang dilakukan oleh kelompok Taliban Pakistan, menyebabkan 3 orang tewas dan 23 lainnya luka-luka, Rabu 30 November 2022.

"Bom bunuh diri itu menargetkan mobil polisi yang mengawal pembawa vaksin polio di Kota Quetta, dan mereka yang tewas itu termasuk seorang polisi, seorang wanita dan seorang anak," ujar Pejabat polisi senior Azhar Mehesar, seperti dilansir dari AFP, Rabu 30 November 2022.

Kelompok Taliban Pakistan sering mengincar tim vaksinasi polio. Mereka meyakini, bahwa upaya imunisasi adalah alat Barat untuk memata-matai mereka.

Baca Juga : Pulihkan Kekuatan Ukraina, NATO Bakal Kirim Senjata

Sebelumnya pada Senin 28 November 2022, kelompok Taliban Pakistan telah mengumumkan berakhirnya gencatan senjata yang disepakati dengan pemerintah pada bulan Juni lalu. Mereka pun mengeluarkan perintah kepada para anggotanya untuk melakukan serangan di seluruh negeri.

"Kami sampaikan kepada rakyat Pakistan bahwa kami telah berulang kali memperingatkan Anda dan terus bersabar agar proses negosiasi setidaknya tidak disabotase oleh kami, tetapi tentara dan badan intelijen tidak menghentikan dan malah melanjutkan serangan, jadi sekarang serangan-serangan pembalasan kami akan dimulai di seluruh negeri," imbuh pernyataan itu.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan "terorisme" terus menjadi salah satu masalah utama Pakistan.