"Kami mengangkat tema Sorghum Mandiri agar sorghum bukan sekadar bahan pangan, tapi menjadi bagian dari budaya masyarakat. Ini bukan kegiatan seremonial semata, tapi akan berkesinambungan. Apalagi Pak Wamen sangat antusias mendukung," tegas Bayu.
Baca Juga: Pantauan Harga Bahan Pokok di Pasar Jasinga Kabupaten Bogor: Beras Medium Stabil, Cabai Merah Naik
Menurutnya, sorghum bisa menjadi solusi produktif bagi lahan-lahan nonproduktif di Jasinga dan wilayah lain di Kabupaten Bogor.
"Kalau masyarakat banyak yang menanam sorghum, PT Tambiyaku siap menampung hasil panennya. Ini sejalan dengan visi hilirisasi Presiden Prabowo Subianto," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Koperasi Gerak Nusantara Bogor Raya, Priska Hanakin, menyatakan bahwa pemberdayaan masyarakat akan dimulai bulan depan.
"Kita akan mulai dengan sosialisasi, mengaktifkan lahan-lahan yang irigasinya terputus. Enam bulan ke depan, kita siapkan pelatihan pengolahan batang dan daun sorghum untuk pakan ternak, serta bulirnya untuk beras dan tepung," jelasnya.
Baca Juga: Truk Cold Diesel dan Motor Tabrakan di Jalan Jasinga - Tenjo, Seorang Pengendara Luka Berat
Program Sentra Sorghum Mandiri ini diharapkan mampu menjadi contoh nasional dalam pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan, serta menjawab tantangan pangan dan ketenagakerjaan di pedesaan.
Comment