"Kalau melihat kegiatan ini sudah tingkat nasional. Kabupaten Bogor memiliki masyarakat yang heterogen, sehingga semua budaya bisa ditampilkan. HJB ini menjadi milik kita bersama untuk menunjukkan keanekaragaman potensi yang dimiliki Kabupaten Bogor," ungkapnya.

Dari seluruh peserta yang berasal dari 40 kecamatan, Jaro Ade menyebut setiap penampilan memiliki keunikan tersendiri. Namun, ia menyoroti adanya pesan yang disampaikan masyarakat terkait dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Ada pesan yang luar biasa. Ternyata masyarakat Kabupaten Bogor yang sudah menerima manfaat dari MBG meminta agar program itu dilanjutkan. Karena itu merupakan program Presiden yang harus kita dukung, meski tata kelolanya tentu perlu terus dirapikan," pungkasnya.