Ade menuturkan, pihak kecamatan sudah menjajaki kerja sama dengan PTPN sebagai pemilik lahan perkebunan di sekitar jalur tersebut.
Lahan eks tanaman salak yang kini terbengkalai sempat diusulkan untuk dijadikan rest area, meski sempat menemui kendala.
Baca Juga: Diduga Rem Blong Truk Pertamina Terlibat Tabrakan Beruntun di Jalan Raya Gardu Cilame Cigudeg Bogor
"Kami akan kembali berkoordinasi dengan pihak PTPN. Keberadaan rest area di jalur ini sangat penting untuk mengurangi risiko kecelakaan," tegasnya.
Comment