Bapak Abdul Rahman Tukang Bangunan di Sukabumi, merasa sangat terharu karena rumah yang ditempati bersama istri dan anak-anaknya yang sebagian juga berprofesi sebagai tukang, akhirnya bisa menjadi tempat berkumpul yang nyaman dan kokoh bagi keluarga besarnya.
Bapak Aep, Tukang Bangunan di Garut menyampaikan rasa terima kasih yang tulus atas bantuan renovasi rumah yang diterima. Istrinya, Ibu Siti Khodijah, yang ikut mendampingi tak kuasa menahan air mata saat menyampaikan kebahagiaannya.

“Akses menuju rumah kami susah, hanya bisa dilalui dengan jalan kaki atau motor. Jauh dari jalan utama. Rumah kami tidak memiliki toilet, jadi kalau ke toilet harus menumpang ke Masjid. Suami kalau lagi kerja, saya hanya tinggal berdua dengan anak saya. Malam-malam kalau ke toilet susah. Terima kasih Semen Tiga Roda sudah membangun rumah kami jadi lebih layak dan bagus.”Tukang Bangunan di Brebes, Bapak Jamroni, tersenyum bahagia sepanjang acara serah terima rumahnya yang telah selesai direnovasi. Keluarga, Kepala Desa, dan Tetangga sekitar Bapak Jamroni turut merasakan kebahagiaannya.
“Terima kasih Semen Tiga Roda sudah membantu Pak Jamroni. Rumahnya menjadi bagus. Pak Jamroni warga saya bisa tinggal di rumah yang jauh lebih kokoh dan nyaman,” ujar Lukman, Kepala Desa setempat.
Tidak jauh berbeda, Bapak Casto – Tukang Bangunan di Pekalongan, didampingi istri dan anaknya, tersenyum haru karena selama ini keinginannya untuk bisa membangun rumahnya sendiri jadi lebih baik akhirnya bisa diwujudkan. Casto adalah Tukang Bangunan yang keahliannya tidak perlu diragukan lagi, namun kekurangan biaya menjadi penghalang untuk membangun rumahnya sendiri. Impian itu akhirnya bisa dicapai dan menggoreskan senyum bahagia di wajah Casto serta keluarganya.
Baca Juga: Truk Molen Terguling di Dramaga Kabupaten Bogor, Robohkan Tiang Listrik hingga Lalu Lintas Tersendat
Sama halnya dengan Bapak Turijan, Tukang Bangunan di Kebumen, merasa terharu
karena rumahnya sudah berubah jadi lebih layak dan bisa ditempati dengan nyaman bersama istri dan anak-anaknya. Hal serupa disampaikan oleh Rani, rekomendator rumah Turijan, dengan air mata bahagia Rani mengungkapkan rasa syukurnya setelah melihat hasil renovasi rumah Tukang Bangunan yang direkomendasikannya.
“Senang bisa membantu, dan hasilnya sangat bagus,” ujarnya.
Sedikit berbeda dari Tukang lainnya yang merupakan ayah atau kepala keluarga, Bapak Arjuna adalah seorang anak yang berprofesi sebagai Tukang Bangunan dan ingin membahagiakan ibunya. Lewat program Bangun Rumah Tukangku, salah satu kebahagiaan itu bisa diberikan kepada Ibu yang sangat ingin memiliki rumah yang
layak bagi keluarganya. Bapak Arjuna merasa terharu karena Semen Tiga Roda memberi kesempatan baginya untuk mewujudkan mimpi Ibunya.
Bapak Welo, Tukang Bangunan di Tangerang, merasa senang karena rumahnya yang hampir roboh sekarang dapat berdiri kokoh dan bisa ditempati lagi.
Comment