Selain memberikan santunan, panitia juga membagikan ratusan paket takjil kepada para pengguna jalan yang melintas di lokasi kegiatan.


Menurut Abdul, kegiatan tahun ini terasa lebih meriah karena untuk pertama kalinya PDP berkolaborasi dengan Karang Taruna Kelurahan Pamoyanan.


“Tahun ini kami berkolaborasi dengan Karang Taruna. Sebelumnya belum pernah, baru kali ini. Antusias dari teman-teman PDP dan Karang Taruna juga sangat tinggi untuk mendukung kegiatan ini,” ungkapnya.


Ia menambahkan, jumlah anak yatim yang menerima santunan pada kegiatan tersebut mencapai lebih dari 50 orang yang berasal dari lima RW di wilayah sekitar.


Abdul berharap kegiatan sosial yang rutin dilaksanakan setiap bulan Ramadan itu dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat.


“Ke depan mudah-mudahan kegiatan ini tidak hanya di lima RW saja, tetapi bisa mencakup satu kelurahan,” ujarnya.


Ia juga berpesan kepada pengemudi ojol yang tergabung dalam PDP agar tetap menjaga kekompakan dan semangat dalam menjalankan kegiatan sosial.


“Untuk teman-teman ojol PDP, tetap semangat, solid, jangan patah semangat. Meskipun kondisi ekonomi kita masih seperti ini, tetap fokus untuk kegiatan sosial,” pungkasnya.

Baca Juga: Nekad Nyalip dari Kiri, Pengendara Ojol Tewas Terlindas Truk di Cileungsi Kabupaten Bogor


Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kelurahan Pamoyanan, Rismal Rahadian, mengapresiasi komunitas PDP yang telah menginisiasi sekaligus menggandeng Karang Taruna dalam kegiatan tersebut.


“Alhamdulillah kami sebagai Karang Taruna Kelurahan Pamoyanan bisa berkolaborasi dengan teman-teman ojol untuk melaksanakan kegiatan santunan anak yatim,” ucap Rismal.


Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim merupakan salah satu tanggung jawab sosial yang perlu diperhatikan bersama.


“Karang Taruna merupakan salah satu penggerak kegiatan sosial di wilayah. Dengan adanya santunan anak yatim ini, minimal kita bisa membantu, khususnya dari sisi ekonomi mereka,” katanya.


Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan ke depan dengan cakupan bantuan yang lebih luas, tidak hanya pada sektor ekonomi, tetapi juga kesehatan dan pendidikan.


“Mudah-mudahan ke depan Karang Taruna Pamoyanan bisa kembali berbagi, bukan hanya dari segi ekonomi, tetapi juga dari segi kesehatan dan pendidikan,” ungkapnya.


Untuk mewujudkan hal tersebut, Rismal menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah kelurahan, masyarakat, hingga pelaku usaha di wilayah setempat.


“Namun untuk mewujudkan itu semua dibutuhkan dukungan dari seluruh stakeholder, baik dari pihak kelurahan, masyarakat, maupun para pelaku usaha yang ada di wilayah setempat,” tandasnya.