BOGOR, CEKLISSATU– Momentum Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan bangsa serta menanamkan semangat cinta tanah air, khususnya kepada generasi muda.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, lahirnya Pancasila pada 1 Juni 1945 merupakan tonggak sejarah yang menjadi pondasi utama bangsa Indonesia sejak para pendiri bangsa memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.
“Hari ini kita memaknai Hari Lahir Pancasila sebagai landasan dan pondasi bangsa. Negara kita menjunjung tinggi Ketuhanan Yang Maha Esa, menjunjung kemanusiaan, dan benteng pertahanan terakhir bangsa kita adalah persatuan. Musuh terbesar bangsa ini adalah perpecahan,” ujar Rudy usai upacara Hari Lahir Pancasila di Taman Makam Pahlawan Pondok Rajeg, Senin (1/6/2026).
Ia menekankan, seluruh kebijakan pembangunan bangsa harus berpijak pada nilai-nilai Pancasila. Bahkan, menurutnya, Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara Indonesia, tetapi juga menjadi landasan perdamaian dunia.
Baca Juga: Gandeng Swasta, Rudy Siapkan Halte Busway Berlabel Perusahaan di Kabupaten Bogor
Dalam kesempatan tersebut, Rudy juga mengajak generasi muda untuk memahami makna besar perjuangan kemerdekaan Indonesia. Ia menilai, bendera Merah Putih bukan sekadar simbol negara, melainkan lambang kehormatan dan persatuan bangsa yang lahir dari pengorbanan para pahlawan.
“Anak-anak muda harus memahami bahwa bangsa ini merdeka bukan hanya diperjuangkan, tetapi dipertaruhkan dengan jutaan air mata, jutaan tetesan darah, dan jutaan nyawa demi mempertahankan kedaulatan bangsa,” tegasnya.
Rudy turut mengaitkan semangat Pancasila dengan momentum Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Ia menyampaikan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati Bogor, , baru memimpin Kabupaten Bogor selama satu tahun dua bulan, sementara Kabupaten Bogor telah melalui perjalanan panjang selama 544 tahun.
Comment