KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) Tingkat Kabupaten Bogor, berlangsung di Gedung Serbaguna 1 Setda, Cibinong.
Giat ini bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam penyusunan laporan akhir TP3S, serta sinkronisasi perencanaan program dan kegiatan di perangkat daerah.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Bogor, Zaenal Ashari menekankan pentingnya penanganan stunting sebagai fondasi kesehatan bangsa, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia.
“Semangat ini sejalan dengan visi Bupati Bogor, Rudy Susmanto dimana penurunan angka stunting menjadi salah satu prioritas utama pembangunan Kabupaten Bogor," ungkapnya dalam keterangan resmi.
"Hal ini dapat diwujudkan melalui sinergi lintas sektor dan pendekatan berbasis desa dengan melibatkan seluruh elemen pemerintah dan masyarakat,” tambahnya.
Rakor TP3S ini juga menjadi momentum memastikan seluruh kebijakan dan program penanganan stunting berjalan selaras dan efektif.
Baca Juga: Pemkab Bogor Tata Ulang Sistem Sampah, Pengelolaan Dimulai dari Hulu Sebelum Dibuang ke TPAS Galuga
Zaenal Ashari menyoroti capaian Kabupaten Bogor dalam penurunan stunting, yang berhasil menurunkan prevalensi dari 34,96 persen pada 2019 menjadi 18,9 persen pada 2024, serta meraih penghargaan Kabupaten/Kota Akseleratif Progresif Penurunan Stunting 2019–2024 tingkat Jawa Barat.
Beberapa langkah percepatan penurunan stunting yang ditekankan di antaranya konvergensi program intervensi gizi spesifik dan sensitif secara terintegrasi, terutama program pemerintah pusat seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Comment