AKP Dede Lesmana Jaya tak henti-hentinya mengimbau dan mengingatkan murid-murid SDN Ciawi 01 agar tidak pernah terlibat, baik sebagai pelaku maupun korban, dari berbagai tindak negatif seperti judi online, pedofilia, bullying, tawuran, dan penyalahgunaan narkoba. Ia pun menjelaskan secara gamblang konsekuensi hukum dan sosial yang akan dihadapi jika melanggar himbauan tersebut.

"Pendidikan karakter dan pemahaman akan bahaya perilaku negatif harus ditanamkan sejak dini," tegas AKP Dede Lesmana Jaya. 

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan Perjumsa ini karena menjadi wadah efektif untuk membentuk mental positif dan mencegah anak-anak terjerumus pada hal-hal yang merugikan," imbuhnya.

Petualangan dan Pembelajaran di Alam Terbuka

Selain sesi edukasi, para peserta juga disuguhi kegiatan penjelajahan alam terbuka di sekitar lingkungan sekolah. Meski harus menghadapi medan yang sedikit becek karena hujan, semangat petualangan anak-anak tak luntur. Mereka belajar navigasi sederhana, kekompakan tim, dan mengamati lingkungan sekitar.

Ketua Panitia Perjumsa Tunas Bangsa Camp 2025, Muhamad Aziz, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran acara. "Alhamdulillah, Perjumsa kali ini sukses besar. Kami melihat langsung bagaimana anak-anak menunjukkan kemandirian dan kebersamaan. Hujan bukan penghalang, justru membuat pengalaman mereka semakin berkesan," ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Komite Sekolah SDN Ciawi 01, Oktarina Indriyanti, yang hadir mewakili orang tua, juga memberikan apresiasi tinggi. "Sebagai perwakilan orangtua, kami sangat bangga dan mendukung penuh kegiatan positif semacam ini. Anak-anak mendapatkan pelajaran berharga yang tidak mereka dapatkan di kelas. Terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak kepolisian yang telah bekerja keras demi masa depan anak-anak kami," ucap Oktarina Indriyanti.

(Acep Mulyana)