Selama masa tunggu, warga tersebut tinggal di tempat yang sangat memprihatinkan, yakni di teras rumah tetangga dengan kondisi seadanya.

Baca Juga: Bangunan Liar di Rancabungur Ditertibkan Jelang HJB, Pemdes Pasirgaok: Bakal Dibangun Tugu Perbatasan

“Ini masyarakat sudah hampir satu bulan lebih mengalami dampak musibah. Semenjak kejadian, ini sudah kurang lebih sekitar satu bulan setengah. Mereka menunggu sampai rumah itu terbangun kembali. Tapi sementara ini masyarakat yang kena musibah ini tinggal di teras rumah tetangga sebelah,” ujarnya.

Melihat kondisi tersebut, pihak Polsek Rancabungur bersama unsur masyarakat lainnya berinisiatif membantu dan membangun rumah baru bagi korban. 

Dana pembangunan berasal dari anggaran Polsek, partisipasi warga, pemerintah desa, serta dukungan dari anggota DPRD Kabupaten Bogor.

“Ini anggaran dari Polsek Rancabungur. Ada juga partisipasi warga, pemerintah desa, dan anggota DPRD Kabupaten Bogor. Kita alokasikan, kita bangunkan rumah untuk masyarakat,” imbuh Iptu Azis.

Baca Juga: Pemkab Bogor Segera Realisasikan Jalan Lingkar Leuwiliang-Rancabungur, Jaro Ade Pastikan Tahapan Sesuai Aturan

Aksi sosial ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian Polsek Rancabungur, tetapi juga menjadi bukti bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat dapat memberikan dampak nyata dan cepat terhadap kondisi warga yang tertimpa musibah.