BOGOR, CEKLISSATI.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membahas sistem monitoring untuk memastikan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terdata secara akurat dan tepat sasaran.


Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, usai menghadiri Diskusi dan Evaluasi Program MBG Wilayah Kota Bogor yang dilaksanakan di Hotel Aston Sentul, Senin, 19 Januari 2026.


“Kami membahas sistem yang dikembangkan oleh Kota Bogor, bukan hanya untuk memonitor pelaksanaan MBG, tetapi juga untuk memastikan warga yang menerima manfaat benar-benar terdata dengan baik,” ujar Dedie kepada wartawan, Selasa (20/1/2026).

Baca Juga: Guru Besar UMY: Program Makan Bergizi Gratis Tak Bisa Disamakan dengan Anggaran Pendidikan


Dedie menjelaskan, data penerima manfaat tidak hanya bersumber dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kementerian Pendidikan, tetapi juga mencakup kelompok masyarakat lainnya.


“Artinya, bukan hanya data Dapodik dari Kementerian Pendidikan. Saat ini kami juga mengembangkan pendataan bagi penerima manfaat lainnya, seperti ibu hamil dan menyusui, anak-anak balita di Posyandu, serta kelompok lain yang berpotensi menerima manfaat, termasuk anak-anak yang mengalami stunting,” jelasnya.