Acara dibuka secara resmi oleh Wali Kota Bogor, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber dari DKPP Provinsi Jawa Barat, Badan Pangan Nasional, dan Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP). Ir. H. Soni Gumilar, M.Si., Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Kota Bogor.
“Aksi Sadar Kurangi Pangan Berlebih (ASINAN) Bogor merupakan sebuah benchmark, meletakkan fondasi bahwa pemerintah Kota Bogor akan melakukan kegiatan upaya selamatkan pangan,” ujar Soni Gumilar.
Selain itu, ditempat yang sama Soepriati dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyampaikan bahwa, “Data dari Bapanas (2021) menunjukkan bahwa food loss dan waste Indonesia mencapai 115–184 kg/kapita/tahun. Urgensi kita untuk menyelamatkan pangan merupakan amanat dalam SDGs dan RPJMN, yakni mengurangi 50% food waste per kapita di tahun 2030,”
Dari perspektif daerah, Eri Koswara dari DKPP Provinsi Jawa Barat menambahkan, “Baru ada 6 kabupaten/kota di Jawa Barat yang memiliki surat edaran aksi penyelamatan pangan yaitu Bupati Bogor, Wali Kota Cirebon, Sukabumi, Cimahi, Bogor, dan Bupati Bekasi,”.
Comment