Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono menyebutkan bahwa pembangunan monumen ini merupakan bentuk penghormatan terhadap alutsista TNI AU yang telah berjasa bagi negara.
Baca Juga: Bupati Rudy Susmanto Ajak APDESI Perkuat Sinergi Dalam Membangun Desa di Kabupaten Bogor
“Jadi angkatan udara mempunyai suatu tradisi pada alutsista yg telah berjasa kepada negara khususnya untuk melaksanakan operasi-operasi yang dilaksanakan TNI AU atau operasi negara," terang Marsekal Tonny Harjono.
"Ada semacam tradisi penghormatan terakhir, ini salah satunya yang kita lihat bahwa Heli Puma SA 330 ini mendapat kehormatan untuk di tempatkan di Kabupaten Bogor ini,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa penempatan monumen ini di Kabupaten Bogor adalah bentuk penghormatan sekaligus kebanggaan, karena heli tersebut telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa.
“Sudah selayaknya heli ini kita abadikan menjadi monumen di Bogor sebagai simbol penghargaan atas jasanya,” tegasnya.
Pembangunan monumen Helikopter SA 330 Puma ini diharapkan menjadi pengingat sejarah dan nilai patriotisme, serta mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Comment