BOGOR, CEKLISSATU.COM - Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Polres Bogor dan jajaran Forkopimda memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik serta perayaan Idulfitri di wilayah Kabupaten Bogor.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, bahwa Pemkab Bogor siap mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 melalui sinergi seluruh perangkat daerah bersama unsur TNI-Polri dan Forkopimda.
Menurutnya, koordinasi lintas sektor sangat penting untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama Idulfitri dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Baca Juga: Salat Idulfitri Perdana di Gelora Stadion Pakansari, Pemkab Bogor Bakal Siapkan Fasilitas Penunjang
"Kita siap mendukung dari sisi fasilitas, termasuk penanganan jalur mudik, pengelolaan kawasan yang menjadi pusat keramaian, serta penyebaran informasi layanan darurat kepada masyarakat," katanya, dikutip Minggu (8/3/2026).
Ajat menjelaskan, Pemkab Bogor juga tengah mempersiapkan sejumlah agenda besar pada momentum Idulfitri tahun ini, salah satunya pelaksanaan Salat Ied bersama di Stadion Pakansari yang untuk pertama kalinya digelar sejak stadion tersebut berdiri.
"Untuk pertama kalinya kita akan melaksanakan salat Idulfitri bersama di Lapangan Stadion Pakansari. Setelah itu juga akan dilaksanakan open house bersama Bapak Bupati dan jajaran Forkopimda, sehingga seluruh persiapan harus dilakukan secara matang," ungkapnya.
Selain itu, Ajat menjelaskan, Pemkab Bogor juga akan menyiapkan dukungan transportasi bagi masyarakat melalui program mudik bersama dengan menambah armada bus dari Dinas Perhubungan serta dukungan dari pihak swasta.
"Kita harus memastikan seluruh rangkaian kegiatan Lebaran berjalan dengan baik, mulai dari arus mudik, pelaksanaan salat Idulfitri, hingga arus balik masyarakat. Ini membutuhkan kerja sama dan sinergi dari seluruh unsur," ujar Ajat.
Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menerangkan, Operasi Ketupat Lodaya 2026 mengusung tema 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia'.
Menurutnya, operasi pengamanan Lebaran tahun ini lebih mengedepankan langkah preemtif dan preventif, sementara tindakan represif menjadi langkah terakhir.
Wikha mengungkapkan, bahwa berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya, tingkat kriminalitas selama periode mudik dan arus balik mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
"Hal ini harus menjadi perhatian kita bersama sehingga diperlukan langkah nyata dari seluruh unsur, baik dari kepolisian, TNI, pemerintah daerah, hingga pemerintah kecamatan dan desa," ujarnya.
Baca Juga: Pantau Arus Mudik Kabupaten Bogor: Rudy Susmanto - Jaro Ade Cek Kesiapan Tiga Pospam Utama
Ia meminta jajaran Forkopimcam, Kapolsek, Danramil, dan camat untuk aktif turun langsung ke masyarakat guna memberikan himbauan terkait peningkatan kewaspadaan menjelang mudik.
"Kami juga telah membagikan sejumlah CCTV portable ke sejumlah masjid di wilayah Kabupaten Bogor untuk membantu pengawasan lingkungan," imbuhnya.
Dalam hal pengamanan lalu lintas, Wikha juga menekankan pentingnya koordinasi terpadu antarinstansi, terutama di jalur wisata dan jalur mudik seperti Kawasan Puncak.
Baca Juga: Kemenhub Siapkan 401 Bus untuk Program Mudik Gratis, Dibuka 34 Tujuan di 10 Provinsi, Catat Waktunya
Ia meminta agar seluruh unsur, termasuk Dinas Perhubungan dan Satpol PP, dapat bergabung dalam satu pos terpadu di Pos Gadog Hugeng untuk memperkuat koordinasi dan meminimalisir hambatan di jalur lalu lintas.
"Kami mengingatkan potensi lonjakan arus kendaraan pada hari kedua Idul Fitri, yang biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan silaturahmi," pungkasnya.
Comment