"Dan foto booth-nya tadi murah banget, Rp40 ribu untuk dua sheet atau dua lembar. Jadi itu kan sebagai salah satu daya tarik bagi pengunjung yang datang ke sini. Bisa dilihat lihat tuh rame banget tuh," pungkasnya.
Direktur Utama PT BAM, MH. Ages memaparkan, pihaknya memberikan harga khusus kepada UMKM kuliner, selama 3 bulan itu hanya bayar Rp1 juta untuk kios dan los. Untuk 3 bulan ini dilakukan uji coba, apabila UMKM meminta penambahan, pihaknya akan tambah kembali.
"Dan satu hal, kami membangun 1.141 kios dan los. Pada lantai atas ini ada 600 jumlah kios dan los. Dan di bawah bisa menampung untuk para PKL 300 kios. Total yang masih kosong 900 kios maupun los di Pasar Jambu Dua ini," ungkap Ages.
Ages memaparkan, jadi pasar ini terbesar untuk pasar kuliner di Kota Bogor dan kios los untuk kuliner sudah sold out atau sudah terisi semua. Namun, masih ada waiting list 200 orang. Yang sudah mendapatkan kios maupun los, dalam satu minggu ini belum terisi, maka akan diberikan kepada yang baru.
Baca Juga: Naik Hampir 2 Kali Lipat, 3.212 Lowongan di Job Fair Kota Bogor 2026 Bikin Antusias Membludak
"Untuk promosi kami pakai influencer bernama Amanda, itu luar biasa. Tentunya ada bantuan dari rekan-rekan media juga, sangat membantu kami untuk meramaikan Pasar Jambu Dua. Ini yang mengisi hampir 90% UMKM, mereka melihat dari media massa dan sosial media. Karena ada yang dari Jakarta, dari Jawa Tengah dan beberapa daerah sekitar Bogor," paparnya.
"Kami menampung photo booth, karena mereka lihat dari konten, aehingga dia datangnya ke sini. Kami berikan harga juga sama, diberikan harga sewanya Rp1 juta itu untuk 3 bulan," tambah Ages.
Ditempat yang sama, Direktur Utama Perumda PPJ, Kenal Abidin memaparkan, Pasar Jambu Dua ini sudah hampir dua tahun beroperasional, berbagai macam dirancang dan diterapkan. Tapi sesuai arahan pimpinan diterapkan konsep sebagai pusat kuliner UMKM Kota Bogor.
Comment