BOGOR, CEKLISSATU - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menitipkan pesan penting kepada para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) agar selalu mengingat tanggung jawabnya dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Orientasi CPNS Bidang Kepegawaian di lingkungan Pemerintah Kota Bogor Tahun 2025, yang digelar di Hotel Onih, Bogor, pada Kamis (2/9/2025).
Dedie menekankan bahwa seluruh penghasilan yang diterima para aparatur sipil negara berasal dari masyarakat melalui pajak, sehingga pengabdian yang diberikan harus sebanding dengan kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat.
Baca Juga: Serahkan SK CPNS 2024, Pramono Anung: Wujudkan Jakarta Jadi Kota Global
“Saya tadi menyampaikan kepada para CPNS Kota Bogor, jangan lupa bahwa kita semua ini harus memberikan pengabdian sebaik mungkin kepada masyarakat, karena gaji atau pendapatan kita itu berasal dari uang rakyat,” ujar Dedie kepada wartawan.
Ia pun memberikan gambaran mengenai alur keuangan negara yang bermuara pada gaji ASN, yang bersumber dari pajak rakyat.
“Tadi saya berikan gambaran skemanya, ke mana pajak mengalir? Kemudian nanti kembali menjadi gaji yang kita terima sebagai pegawai negeri sipil. Maka dari itu, kita tidak boleh menyakiti hati rakyat,” tegasnya.
Selain itu, Dedie juga mengingatkan para CPNS untuk tidak melupakan perjuangan orang tua mereka. Menurutnya, keberhasilan menjadi CPNS merupakan hasil dari proses panjang yang juga disertai doa dan dukungan keluarga.
“Jadi yang kedua, jangan mengecewakan orang tua masing-masing. Jangan sampai membuat mereka kecewa,” pesannya.
Baca Juga: Usai Resmi Dilantik, CPNS dan PPPK Ungkapkan Rasa Syukur hingga Apresiasi Pemkab Bogor
Lebih lanjut, Dedie menegaskan bahwa sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, para CPNS harus memahami arah pembangunan Kota Bogor. Ia menyampaikan bahwa visi Kota Bogor ke depan harus menjadi landasan utama dalam menjalankan tugas.
“Jangan menyimpang dari visi dan misi kita saat ini. Tadi saya sampaikan, visi Kota Bogor adalah menjadikan Bogor Beres dan Bogor Maju, yang diturunkan dalam tiga misi. Bogor Cerdas, Bogor Sehat Sejahtera, dan Bogor Lancar. Itu juga harus mereka pahami dan ketahui,” jelasnya.
Dedie berharap, pemahaman terhadap visi dan misi tersebut akan tercermin dalam kinerja para CPNS di masing-masing unit kerja mereka.
“Sehingga di dalam performance indicators unit kerja, mereka bisa mencapai target yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Bogor,” pungkas Dedie.
Comment