BOGOR, CEKLISSATU – Dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor bekerjasama dengan Kecamatan Ciawi kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Istimewa. GPM yang dipusatkan di Halaman Kantor Kecamatan Ciawi pada Kamis (12/6/2025) diserbu warga Kecamatan Ciawi untuk berburu beragam pangan murah.

Dalam GPM ini berbagai bahan pangan pokok dijual dengan harga terjangkau, seperti beras 5 kg seharga Rp59.500, minyak goreng Rp16.500/liter, daging ayam Rp29.000/ekor, hingga telur ayam Rp25.000/kg.

Kesuksesan GPM Istimewa ini tidak lepas dari peran aktif Karang Taruna Kecamatan Ciawi yang mendukung penuh pelaksanaan kegiatan. Personel Karang Taruna dari Desa Ciawi berjibaku di lapangan, membantu proses distribusi, pengaturan antrean, hingga memastikan kelancaran acara dari awal hingga akhir.

Baca Juga: Kabupaten Bogor Tuan Rumah Simulasi Latihan Gabungan TNI dan Militer AS, Rudy Susmanto Beri Dukungan Penuh

Ketua Karang Taruna Kecamatan Ciawi, Desrino Guruh, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap semangat para anggotanya yang terlibat.

"Saya sangat mengapresiasi teman-teman Karang Taruna yang telah berjibaku di lapangan. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap masyarakat menjadi bukti nyata bahwa peran pemuda sangat penting dalam mendukung program pemerintah,” ujar Desrino.

Selain penyediaan bahan pangan murah, kegiatan ini juga dimeriahkan oleh partisipasi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kecamatan Ciawi. Berbagai produk lokal seperti makanan ringan, minuman herbal, hingga kerajinan tangan dipamerkan dan dijual di area kegiatan, menambah semarak suasana dan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

“Acara ini bukan hanya membantu masyarakat mendapatkan sembako murah, tapi juga menjadi peluang bagi UMKM kami untuk promosi dan meningkatkan penjualan,” ujar salah satu pelaku UMKM, Sari, yang menjual kue basah tradisional.

Baca Juga: Ini Dia Tiga Simpangan di Jalan Puncak Bogor Jadi Biang Kemacetan

Warga pun merasa sangat terbantu dengan adanya program ini. Hodijah, warga Desa Ciawi, menyampaikan rasa syukurnya karena bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Alhamdulillah, saya sangat terbantu. Harga beras, minyak, dan telur di sini jauh lebih murah. Semoga acara seperti ini sering diadakan,” tutur Hodijah sambil tersenyum.

Dengan dukungan Badan Pangan Nasional, DKPP Kabupaten Bogor, dan para stakeholder lainnya, GPM Istimewa diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi solusi nyata dalam menjaga ketahanan pangan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

Pengunjung juga diingatkan untuk membawa kantong belanja sendiri, karena panitia membatasi pembelian maksimal dua paket per orang dan stok tersedia selama persediaan masih ada.

(Acep Mulyana)