BOGOR, CEKLISSATU.COM – Peringati Hari Disabilitas Internasional, Yayasan Rama Cerebral Palsy (RCP) Bogor menghadirkan pertunjukan tarian kursi roda yang terinspirasi dari program Jepang bernama Wafcai, di Plaza Balai Kota Bogor.

Program iti diadaptasi untuk memberikan ruang ekspresi dan kebahagiaan bagi anak-anak Cerebral Palsy bersama para pendampingnya.

“Kita adaptasi dari Jepang, yang bawanya itu ada Wafcai namanya. Wafcai itu Yayasan kursi roda Jepang, Indonesia Asia. Dari situ dibawa oleh Jepang, kita adaptasi,” ujar Nurwulan Suci, Sekretaris RCP Bogor.

Baca Juga: Dorong Ekonomi Inklusif, Transjakarta Resmikan Area UMKM Disabilitas di Halte Bundaran HI, Catat Waktunya

Menurutnya, tujuan utama program tersebut adalah memberi kesempatan bagi anak CP untuk mengekspresikan diri melalui gerakan dan musik.

“Untuk melatih, jadi anak-anak yang Cerebral Palsy yang enggak bisa ngapa-ngapain, bisa kok perform. Mereka bisa berbagi kebahagiaan dengan ibunya, bergerak dengan ibunya,” tambahnya.

Meski kerja sama aktif dengan Jepang berlangsung sejak 2020, konsep Wafcai telah diperkenalkan kepada mereka sejak 2017–2018.

Baca Juga: Pemkot Bogor Peringati Hari Disabilitas 2025 di Plaza Balai Kota, Dihadiri 500 Peserta

“Jepang sudah mulai aktif ke sininya 2020, sudah mulai kerja sama,” jelas Lia Yuliasari, Wakil Ketua RCP Bogor.

Wafcai tidak hanya menyalurkan kursi roda khusus bagi anak Cerebral Palsy, tetapi juga memperkenalkan konsep tari kursi roda sebagai sarana ekspresi, terapi, dan interaksi sosial.

“Meskipun diam di kursi roda, anak juga bisa berkreasi, menari, berbahagia. Digoyang-goyang sama ibunya di kursi roda itu sangat bahagia mereka. Itu juga terapi untuk anak-anak Cerebral Palsy,” jelas Lia.

Baca Juga: Pemkab Bogor Ajak Masyarakat Wujudkan Kesetaraan bagi Penyandang Disabilitas

Dalam penampilan terbaru, anak-anak CP menampilkan tarian dengan lagu “Kumpul Bocah”, dipilih karena suasananya yang ceria.

“Maknanya, kita juga berhak kok berkumpul bersama, bergembira bersama. Ini juga sosialisasi bahwa anak yang memakai kursi roda bisa berkreasi seperti umumnya,” kata Siti Fatimah, Wakil Sekretaris RCP Bogor.

Yayasan RCP Bogor berlokasi di Kedung Badak dan menaungi seluruh anak yang didiagnosis Cerebral Palsy di Kota dan Kabupaten Bogor.

Baca Juga: LKS dan KND Sinergi Hadirkan Pemutakhiran Biodata Bagi Penyandang Disabilitas di Kabupaten Bogor

“Anggota kita sudah ada 270 anak,” tambahnya.

Yayasan Rama Cerebral Palsy Bogor aktif dalam pendampingan, terapi, pengadaan kursi roda, hingga kegiatan kreatif untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak CP dan keluarga mereka.

Program tarian kursi roda ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi contoh inklusivitas bagi masyarakat luas.