Dalam pernyataannya, beliau mengangkat tagline “Bergerak dari Pelosok” sebagai semangat utama perjuangan Mathla'ul Anwar di Bogor.
“Tidak ada satu pun lembaga Mathla'ul Anwar yang berada di pinggir jalan raya. Semuanya ada di pelosok-pelosok. Tapi dari situlah kekuatan kami dibangun,” ujar KH. Abdul Azis.
Beliau juga menyampaikan rasa syukur atas keterlibatan aktif lembaga-lembaga binaan Mathla'ul Anwar dalam proses demokrasi.
Pada pemilu terakhir, sebanyak 95 persen dari 149 lembaga Mathla'ul Anwar di Kabupaten Bogor digunakan sebagai Tempat Pemungutan Suara (TPS), sekaligus menunjukkan kontribusi nyata organisasi dalam menyukseskan pesta demokrasi di tingkat akar rumput.
“Alhamdulillah, setiap perhelatan pemilu, kader-kader kami selalu menjadi garda terdepan. Bahkan lembaga kami sering dijadikan TPS, dan ketua KPPS-nya pun dari kalangan kami,” tambahnya.
Baca Juga: Kunjungi Warga Citeko Puncak Terdampak Banjir, Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Serahkan Bantuan
KH. Abdul Azis juga menyoroti pentingnya revitalisasi madrasah sebagai pusat pembangunan moral dan akhlak generasi muda, sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Comment