BOGOR, CEKLISSATU.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memastikan jalur khusus tambang di Parung Panjang akan segera direalisasikan sebagai solusi jangka panjang atas masalah yang sudah berlangsung puluhan tahun.
Proyek pembangunan jalur khusus tambang itu ditargetkan memasuki tahap pembebasan lahan pada 2026 setelah tahun 2025 dilakukan penyusunan DED dan penilaian.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, persoalan tambang di wilayah Parung Panjang sudah berlangsumg sangat lama tanpa ada solusi jangka panjang yang nyata.
“Tambang ini sejak tahun 74 sudah puluhan tahun tidak ada solusi jangka panjang, maka tadi disampaiksn oleh Pak Bupati bagaimana Pemkab Bogor secara serius menyelesaikan,” ujar Ajat di Pendopo Bupati Cibinong, Jumat (19/9/2025).
Ia menjelaskan, jalur khusus tambang akan dibangun sepanjang kurang lebih 13 kilometer, mulai dari Cigudeg hingga Rumpin, yang kemudian akan terhubung langsung ke jalan tol.
“Kita akan membuat jalur tambang yang dipergunakan oleh angkutan tambang sepanjang kurang lebih 13 kilometeran dari Cigudeg sampai Rumpin setelah itu jalan tol,” terangnya.
Baca Juga: Kerap Dilanggar Transporter, Pemkab Bogor Bentuk Satgas Gakum di Jalur Tambang
Lebih lanjut, Ajat menegaskan bahwa Pemkab Bogor menargetkan tahapan pembangunan jalur khusus tambnang akan dimulai dengan penyusunan DED dan appraisal pada tahun 2025.
“Untuk konteks itu tadi disampaikan bahwa tahun ini 2025 kita sedang DED kemudian appraisal, insha Allah 2026 kita melakukan pembebasan tanahnya,” tutur Ajat.
Pembangunan jalur khusus tambang ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi dampak lalu lintas truk tambang di jalan umum Parung Panjang yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Comment