BOGOR, CEKLISSATU- Dua tanggul di Jalan Perumahan (Perum) Kahuripan Tegal Kecamatan Kemang dua hari dibuat sudah memakan korban kecelakaan, sejumlah pengendara dua terjatuh akibat tanggul yang diduga dikekerjaan asal tanpa memperhitungkan keselamatan.

Menanggapi hal itu KNPI Kecamatan Kemang meminta vendor atau pengelola perumahan bertanggungjawab terhadap para korban yang terjatuh akibat tanggul yang dibuat asal itu.

"KNPI mendapatkan laporan sudah hampir lebih dari tiga orang yang terjatuh. Bahkan kondisi parah besot besot mukanya, terakhir ibu ibu dikabarkan tangannya patah ini harus bertanggungjawab pihak pengelola jangan lantas diam"kata  Ketua KNPI Kemang Abdul Jalil Zein kepada wartawan, Kamis 3 November 2022.

Jalil pun meminta selain bertanggung jawa terhadap korban, terkait tanggul atau polisi tidur agar diperbaiki jangan sampai membahayakan pengendara.

"Jangan lantas untuk keamanan perumahan, tapi membahayakan pengendara apalagi saat itu tidak ada tanda tanda warna tanggul sama dengan aspal ini sangat disayangkan,"katanya.

Baca Juga : Gelombang Tinggi hingga 6 Meter, Nelayan dan Penumpang Kapal Diminta Waspada

Sementara itu menurut pengelola Perumahan Kahuripan Topan mengatakan pihaknya saat ini langsung memberikan tanda warna di tanggul agar bisa terlihat pengendara dari kejauhan.

"Memang kemarin kita akui kekurangan belum dikasih garis garis, kata yang ngerjain ujan, dan saat ini sedang diperbaiki agar lebih rendah dari kemari,"kata Topan.


Untuk korban yang terjatuh Topan enggan menjelaskan lebih detail pihaknya bertanggungjawab atau tidak, yang jelas kata dia, nanti itu Pimpinan terkait hal itu.

"Kalau itu saya gak tahu tuh, nanti pimpinan saya kalah soal itu, tanggungjawab, yang jelas sudah ada aduan dari korban ke kantor,"ungkapnya.

Toan menjelaskan dibuat tanggul di Titin tersebut lantaran mobilitas lalu lintas kendaraan cukup tinggi mengingat akses penghubung keluar jalan dari perum Kahuripan ke beberapa desa.

"Yang jelas di sana mobilitasnya cukup tinggi jadi hanya di sini saja untuk sementara."katanya.