BOGOR, CEKLISSATU - Sebanyak 20 desa di Kabupaten Bogor masih menjadi daerah blank spot atau wilayah susah sinyal. Jumlah itu tercatat per Agustus 2022.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Bayu Rahmawanto membenarkan hal tersebut.

Namun menurutnya, jumlah itu sudah berkurang dibanding beberapa waktu sebelumnya.

"Sebelumnya ada 34 desa yang susah sinyal," kata Bayu, Senin 10 Oktober 2022.

Baca Juga : Material Longsor Menimpa Dua Rumah di Leuwiliang Mulai Dibersihkan

Menurutnya, upaya mengurangi wilayah susah sinyal tersebut sudah menjadi perhatian pihaknya. Bersama dengan Diskominfo Jawa Barat dan Kementerian Kominfo, pemerintah terus menekan hal itu dengan pula menggandeng para pengusaha menara atau BTS dan provider.

"Kami targetkan hingga pertengahan Agustus 2023, 20 desa itu sudah merdeka dari blankspot,” jelas Bayu.