BOGOR, CEKLISSATU—Kades Kiarasari yang viral beberapa waktu lalu dengan gayanya nyeleneh nyawer biduan artis dangdut dengan cara dilempar di acara hajatan Kades Urug Kecamatan Sukajaya terus menuai sorotan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, Kades Kiarasari yang belum menghilangkan kebiasannya nyawer biduan dangdut dengan gaya dilempar itu tampaknya terungkap bahwa diduga pembangunan TPT yang menggunakan anggaran Samisade di wilayahnya itu pernah dua kali ambruk.
Baca Juga : Ketua MUI Kabupaten Bogor Menyayangkan Aksi Kades Nyawer Biduan Dangdut
Hal itu diungkapkan warga Kiarasari Sukajaya yang namanya minta dirahasiakan, bahwa ditengah Kades buang buang uang pembangunan tebing penahan tanah dari program Samisade itu ambruk bahkan dua kali.
“Di kampung Cipendey ambruk terus direnov terus ambruk lagi sekarang belum dibenerin, gak tahu itu penyebabnya apa yang saya tahu dua kali ambruk aja gak kuat mungkin kontruksinya,”katanya.
Baca Juga : Kades Nyawer dengan Cara Dilempar Sampai ke Telinga Wagub Jabar
Sementara itu Kepala Desa Kiarasari Ahyar saat dikonfirmasi mengenai banguan TPT yang ambruk dua kali disinyalir menggunakan anggaran Samisade sampai saat ini belum memberikan tanggapan.
Menggapi hal itu Aktivis Bogor Barat Himpunan Mahasiswa Islam Robby Faisal yang ketap di sapa Botol dengan adanya temuan baru bahwa pembangunan Samisade yang dua kali ambruk perlu ditindaklanjuti oleh inpektorat Kabupaten Bogor.
Baca Juga : Pabrik Plastik Almunium Foil Dilalap Si Jago Merah di Bogor
“Mendesak inspektorat untuk menindak lanjuti terkait ambruknya TPT jangan sampai inspektorat ada main mata,”katanya.
Comment