BOGOR, CEKLISSATU – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan pentingnya koordinasi antar instansi dalam jelang Pilkada. 

Bima Arya mengatakan, koordinasi antar instansi itu untuk memastikan Pilkada berjalan lancar.

Menurut Bima Arya, ada 4 hal utama yang menjadi fokus koordinasi pemerintah daerah dalam menyukseskan Pilkada.

Baca Juga : Ucapkan Selamat Wamendagri, Atang Yakin Bima Arya Bisa Berkolaborasi Membangun Kota Bogor Nyaman

"Pertama, logistik, distribusinya, kelengkapan, kesiapan, dan koordinasinya. Kedua, antisipasi mitigasi bencana, seperti pergeseran TPS dan skenarionya. Ketiga, jemput bola untuk hak pilih, terutama pemilih pemula, lansia, disabilitas, dan masyarakat terlantar. Keempat, menjaga netralitas ASN agar tetap fokus melayani negara dan masyarakat," jelas Bima Arya di Bogor, Jumat 22 November 2024.

Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, KPU, Bawaslu, dan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) untuk memastikan kondusivitas hingga hari pencoblosan. 

"Alhamdulillah, semuanya telah dikoordinasikan dengan baik, semoga ini bisa menjadi contoh untuk kota-kota lain," katanya.

Baca Juga : Wamendagri Bima Arya Sebut Presiden Prabowo Subianto Ingin ASN Fokus Melayani Masyarakat

Bima Arya juga mengungkapkan rencananya untuk melakukan kunjungan ke sejumlah daerah, seperti Flores Timur dan Sumatra, untuk memantau persiapan Pilkada. 

Ia berharap daerah yang masih memiliki kekurangan bisa segera melengkapinya, sementara daerah dengan persiapan yang baik bisa menjadi inspirasi bagi yang lain.  

Lebih lanjut, ia menjelaskan, bahwa Kemendagri menggunakan 27 indikator tingkat kerawanan untuk mengukur potensi permasalahan di setiap daerah. Indikator ini meliputi konstelasi politik, potensi konflik etnis, kondisi cuaca, hingga bencana alam.

Baca Juga : Tunjuk Hanafi Jadi Pj Sekda Kota Bogor, Hery Antasari: Terpilih dari 13 Kepala OPD yang Direkomendasikan

"Di Bogor, misalnya, tingkat kerawanan dipengaruhi oleh cuaca karena kota ini dikenal sebagai kota hujan. Sementara itu, di daerah lain mungkin lebih terkait konflik etnis atau faktor lainnya. Meski demikian, secara keseluruhan, Jawa Barat termasuk daerah dengan tingkat persiapan Pilkada yang baik," tutup Bima Arya.  

Dengan berbagai langkah mitigasi dan koordinasi yang telah dilakukan, ia optimis pelaksanaan Pilkada serentak akan berjalan aman, damai, dan lancar.  


(Febrian Batara Aditya Rahman)