JAKARTA, CEKLISSATU – Tim Hukum dan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Capres-Cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD, secara resmi mendaftarkan gugatan Pilpres 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK), pada Sabtu (23/3/2024) sore.
Politisi yang hadir di antaranya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Masinton Pasaribu, Adian Napitupulu, Djarot Saiful Hidayat, Ketua TPN Arsjad Rasjid, serta Deputi Bidang Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis.
Tim hukum tampak membawa ratusan berkas di dalam empat kontainer berukuran sedang. Mereka mendaftarkan permohonan pembatalan Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) nomor 360/2024 tentang penetapan hasil pemilu.
Pendaftaran itu baru dimulai pukul 17.00 WIB dan selesai beberapa saat sebelum adzan maghrib. Gugatan sengketa hasil Pilpres itu terdaftar dengan nomor 02-03/AP3-PRES/Pan.MK/03/2024.
Baca Juga : Soal Keputusan Wacana Hak Angket, Mahfud MD Sebut Megawati Tak Mau Buru-buru
"Alhamdulillah pendaftaran PHPU paslon 3 sudah selesai. Nomornya adalah 02-03/AP3-PRES/Pan.MK/03/2024," ungkap Todung Mulya Lubis di Gedung MK, Jakarta Pusat, Sabtu (23/3/2024).
Todung Mulya Lubis mengatakan, pihaknya akan berusaha melengkapi bukti-bukti yang belum sempat dibawa hingga malam nanti, sebelum gugatan sengketa hasil Pilpres ditutup pada pukul 24.00 WIB.
Ia pun mengaku siap dengan jadwal sidang yang akan ditentukan MK. "Permohonan kami cukup tebal 151 halaman belum disertai bukti-bukti dan lampiran," tegasnya.
Sebagai informasi, KPU RI telah menetapkan paslon nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai pemenang Pemilu Presiden (Pilpres) 2024.
Penetapan dilakukan setelah rekapitulasi hasil penghitungan dan perolehan suara tingkat nasional dinyatakan selesai pada Rabu (20/3/2024) pukul 22.19 WIB.
Rekapitulasi meliputi perolehan suara di 38 provinsi dan 128 wilayah luar negeri.
Prabowo-Gibran dinyatakan menang atas dua pasangan calon lainnya dengan selisih cukup jauh. Paslon nomor urut 2 ini dinyatakan memperoleh 96.214.691 suara atau sekitar 58,58 persen dari seluruh suara sah nasional.
Sementara itu, pasangan capres-cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mengantongi 40.971.906 suara atau sekitar 24,95 persen dari seluruh suara sah nasional.
Kemudian capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD mengoleksi 27.040.878 suara atau sekitar 16,47 persen dari seluruh suara sah nasional.