BOGOR, CEKLISSATU - DPD Partai NasDem Kota Bogor sudah resmi mendaftarkan 50 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor pada Kamis, 11 Mei 2023.

Rombongan yang dipimpin oleh Ketua Partai NasDem Kota Bogor, Benninue Argoebi didampingi sekretarisnya Devie Prihartini Sultani tiba di Kantor KPU Kota Bogor, Jalan Senam, Kecamatan Tanah Sareal sekitar pukul 11.45 WIB dan diterima langsung Ketua KPU Kota Bogor, Samsudin.

Salah satu Bacaleg yang hadir dalam pendaftaran itu yakni Muhammad Hanafi, yang akan mengikuti kontestasi Pemilu 2024 di daerah pemilihan (dapil) Bogor Selatan.

Baca Juga : Keponakan Wamenkumham Ditahan Polisi Atas Kasus Pencemaran Nama Baik

Hanafi yang merupakan putra daerah asli Ranggamekar ini bertekad jika terpilih menjadi anggota DPRD Kota Bogor nanti dirinya ingin membawa perubahan untuk Kota Bogor khususnya Kecamatan Bogor Selatan.

Untuk itu, Hanafi memiliki beberapa program yang ia bawa jika duduk di parelmen nanti diantaranya program pembangunan infrastruktrur, pelatihan kerja, program modal usaha umtuk guru ngaji atau pondok pesantren, program toko sembako di setiap kelurahan, program pendididkan dan kesehatan.

"Untuk program infrasruktur, saya akan mengusulkan program pembangunan infrastruktur yang lebih baik dan merata di seluruh wilayah pemilihan. Program ini akan mencakup pembangunan jalan raya, jembatan, dan sarana transportasi publik untuk meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat," ucap Hanafi kepada Ceklissatu.com pada Jumat, 12 Mei 2023.

Untuk program kerja, lanjut Hanafi, dirinya akan mengusulkan program pelatihan kerja bagi pemuda dan masyarakat yang ingin meningkatkan keterampilan dan keahliannya.

"Program ini akan membantu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan produktivitas dan daya saing tenaga kerja di wilayah pemilihan," ungkapnya.

Selain itu, Hanafi juga akan mengusulkan program modal usaha untuk guru ngaji dan pondok pesantren. Nantinya, masih kata Hanafi, program ini akan membantu kesejahteraan para guru ngaji agar bisa selalu istiqomah dan Ikhlas dalam memberikan ilmu agama ditengah masyarakat.

"Saya juga akan mengusulkan program toko sembako disetiap kelurahan, program ini di khususkan untuk masyarakat yang berpenghasilan rendah atau kurang mampu, dan nantinya toko ini memberikan fasilitas jual harga grosir tanpa keuntungan dan bisa dilakukan pembayaran cicilan melalui pengurus wilayah, program ini akan menciptakan wilayah tanpa rentenir dan bank keliling, sehingga menghindari masyarakat untuk terlilit hutang," jelasnya.

Menurut Hanafi, dunia pendidikan pun perlu mendapat perhatian khusus di Kota Bogor masih banyak anak yang putus sekolah, oleh karena itu dirinya akan menekankan agar anak putus sekolah bisa dilanjutkan sekolahnya melalui program PKBM atau Kesetaraan, sehingga nantinya anak tersebut bisa punya ijazah dan siap untuk kerja.

"Banyak juga pelaku usaha UMKM pemula yang perlu bimbingan atau pelatihan keterampilan, Insyaallah nanti saya upayakan untuk bisa menyiapkan lembaga pelatihan, atau pembimbing. Pokoknya saya hadir untuk menjawab keresahan massyarakat. Saatnya Kota Bogor Restorasi," katanya.