BOGOR, CEKLISSATU - Sebanyak 16240 jiwa yang berada di sebelas kecamatan di Kabupaten Bogor terdampak bencana alam longsor dan banjir hingga tanah bergerak.
Jalal salah satu staff Kedaruratan dan Logistik (Ratik) pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mengatakan, bencana alam yang terjadi sejak hari kemarin Jumat (15/07) hingga hari ini Sabtu (16/07) tercatat belasan kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor terkena bencana alam seperti Banjir longsor hingga tanah bergerak.
"Untuk diwilayah di sepuluh Kecamatan seperti Dramaga, Kemang, Sukaraja, RancaBungur, Bojong Gede, Cibinong, Gunung Putri,Citeureup,Cigudeg hingga Jasinga mengalami bencana alam banjir dan tanah longsor, sedangkan untuk di Kecamatan Jonggol terjadi tanah bergerak,"terangnya.
Baca Juga : BPBD Kota Bogor Berhasil Mengevakuasi Korban Tertimbun Longsor di Wilayah Curug
Adapun sejumlah warga yang terdampak, dari hasil catatan BPBD Kabupaten Bogor ada sekitar 16240 jiwa. "Ada 337 jiwa mengungsi akibat bencana alam yang terjadi di Kabupaten Bogor,"ungkapnya.
Hingga kini, lanjut dia, pihaknya masih melakukan pendataan hingga melakukan pemantauan kesejumlah tempat terjadinya bencana alam, hingga melakukan penyelamatan kepada sejumlah warga yang terdampak.
"Sejuah ini, yang banjir kemarin, sedikit demi sedikit intensitas airnya menurun, yang tadinya sedagu orang dewasa kini sudah stabil hanya semata kaki, sebaliknya yang terjadi tanah longsorpun kini sudah dibersihkan meterial tanahnya dibantu denhan warga sekitar,"jelasnya.
Ia mengimbau kepada warga sekitar untuk selalu waspada, apalagi yang berada didaerah pengunungan hingga berdekatan dengan aliran sungai. "Saat hujan turun, selalu waspada, ikuti arahan dari petugas baik dari pemerintah setempat maupun tim penyelamatan yang tengah bertugas, demi keselamatan semuanya,"ucapnya.
Rief