BANDUNG, CEKLISSATU --Dedi Mulyadi bakal menerapkan wajib militer bagi siswa sekolah nakal di Jawa Barat. Rencananya, wajib militer bagi anak sekolah bandel akan dilaksanakan selama minimal enam bulan dan paling lama satu tahun.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Dedi Mulyadi kepada awak media saat sesi wawancara di Bale Asri Pusat Dakwah Indonesia (Pusdai) Kota Bandung, Jawa Barat pada Senin 28 April 2025.

“Nanti (lokasinya) di komplek tentara atau di komplek polisi. Kita sekolahkan di situ selama satu tahun, minimalnya enam bulan sampai dia berubah,” ungkap Dedi, Selasa (29/4/2025).

Terkait sekolah formal para siswa yang mengikuti wajib militer, Dedi menambahkan pihak sekolah akan tetap berafiliasi dengan pihak TNI dan kepolisian dengan memfasilitasi kelas khusus.

Baca Juga: Sekda Kabupaten Bogor: Marching Competition 2025 Tumbuhkan Semangat Disiplin dan Kreativitas Pelajar

Sekolahnya tetap, mereka berafiliasi pada SMP mana, tapi kelasnya khusus,” tambahnya.

Dedi menyebut, alasan dirinya mengeluarkan kebijakan ini sebagai upaya penanganan banyaknya remaja yang terlibat dalam geng motor. Sehingga akhirnya terjerumus kepada tindak kekerasan dan kriminal di Jawa Barat dan berpengaruh terhadap sikap dan perilakunya di sekolah.